4 Langkah Memasak dengan Kompor Listrik Bagi Disabilitas Netra

ilustrasi kompor listrik induksi. Shutterstock

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah berencana memberlakukan program konversi kompor LPG 3 Kg ke kompor listrik baru baru ini. Namun apakah penggunaan kompor ini aman bagi tunanetra?

Menurut penyandang disabilitas netra, Ade Yayang Latifah, penggunaan kompor listrik ini cenderung aman.  "Karena kompor tidak langsung mengeluarkan api seperti pada kompor gas," ujar Latifah saat dihubungi Tempo, Ahad 25 September 2022.  Meski begitu, kompor listrik akan aman digunakan bila memperhatikan beberapa bagian ini sebelum memasak:

Tips Gunakan Kompor Listrik Aman Bagi Tunanetra 

1. Gunakan Wajan Berbahan Keramik dengan Dasar Datar

Wajan keramik ini biasanya didapatkan bersama dengan pembelian kompor listrik. Selain letaknya lebih stabil, difabel netra dapat menyesuaikan letak wajan dengan tungku secara lebih stabil. Ini lantaran terdapat batas tungku yang dapat diraba.

 2. Nyalakan Kompor 5 Detik Sebelum Mulai Memasak

Karena sifatnya induksi listrik, kompor listrik tidak langsung panas. Pengguna disabilitas netra dapat menekan tombol pertama yang berada di samping kompor untuk menyalakan kompor.

3. Atur Suhu Kompor dengan Menghitung Kelipatannya 

Difabel Netra cukup menekan tombol pengatur panas sambil menghitung sebanyak jumlah watt yang dibutuhkan. Misalnya untuk menggoreng telor, membutuhkan panas sebesar 400 watt. Sedangkan jumlah watt terkecil yang tersedia pada kompor listrik adalah 200 watt. Maka difabel netra cukup menekan tombol pengatur panas sebanyak 2 kali.

4. Menambah Sedikit Takaran Minyak Goreng agar Tidak Cepat Gosong

Lantaran sifatnya yang menghantarkan panas dengan lebih stabil, kompor listrik cenderung lebih cepat panas setelah 5 detik. Beberapa cairan yang digunakan untuk memasak menjadi lebih cepat menguap. Bila kurang minyak,masakan akan cepat gosong dan  wajan bisa terbakar. Penyandang disabilitas netra dapat menambah takaran minyak goreng sedikit lebih banyak dari takaran saat menggunakan kompor gas. Mengukurnya bisa menggunakan jumlah takaran dengan sendok makan.

Demikian cara yang aman menggunakan kompor listrik bagi penyandang disabilitas netra. Selamat mencoba dan tetap hati-hati.

Baca juga: Konversi Kompor Listrik, Ini Perangkat Memasak yang Terakses bagi Tunanetra

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu






Radio Braille Surabaya Resmi Diluncurkan, Media Inklusif Pertama dari Guru Tunanetra di Surabaya

4 hari lalu

Radio Braille Surabaya Resmi Diluncurkan, Media Inklusif Pertama dari Guru Tunanetra di Surabaya

Radio Braille Surabaya diinisiasi oleh para guru yang mengabdi di Yayasan Pendidikan Anak Buta yang aktif di Lembaga Pemberdayaan Tunanetra.


Kemendagri Dukung Festival Al Quran Braille dan Dzikir bersama Seribu Tunanetra

5 hari lalu

Kemendagri Dukung Festival Al Quran Braille dan Dzikir bersama Seribu Tunanetra

Kegiatan berlangsung di Masjid Istiqlal dan berlanjut di Hall Balairung Jakarta.


Kisah Guru Disabilitas Netra Mengajar di MAN 4 Sleman

12 hari lalu

Kisah Guru Disabilitas Netra Mengajar di MAN 4 Sleman

Keterbatasan fisik tidak menyurutkan dedikasinya untuk mengemban amanah sebagai guru di MAN 4 Sleman.


Tongkat Pintar untuk Difabel Netra di Healthcare Innovation Awards 2022

26 hari lalu

Tongkat Pintar untuk Difabel Netra di Healthcare Innovation Awards 2022

Tongkat BriCane untuk difabel netra bersaing dengan 9 inovasi alat kesehatan lainnya sebagai finalis Indonesia Healthcare Innovation Awards 2022.


Inilah 3 Alat Belajar Membaca Bagi Anak Disabilitas Netra

36 hari lalu

Inilah 3 Alat Belajar Membaca Bagi Anak Disabilitas Netra

Alat ini diperlukan lantaran anak dengan disabilitas netra membaca huruf Braille dengan jari mereka.


Sekolah Tunanetra di Uganda Terbakar Tewaskan 11 Orang, Mayoritas Anak-anak

43 hari lalu

Sekolah Tunanetra di Uganda Terbakar Tewaskan 11 Orang, Mayoritas Anak-anak

Sebelas orang, kebanyakan anak-anak, tewas dalam kebakaran di sekolah tunanetra di Uganda


Jokowi Protes Program Kompor Listrik: Timingnya Bukan Sekarang

56 hari lalu

Jokowi Protes Program Kompor Listrik: Timingnya Bukan Sekarang

Jokowi memprotes kebijakan konversi kompor gas ke kompor listrik jenis induksi yang dibuat oleh anak buahnya sendiri.


Di Balik Pembatalan Kompor Listrik

56 hari lalu

Di Balik Pembatalan Kompor Listrik

Belum juga berjalan, PT PLN (Persero) sudah membatalkan program migrasi kompor gas elpiji ke kompor listrik dan kompor induksi.


Salah Komando di Kanjuruhan

59 hari lalu

Salah Komando di Kanjuruhan

Sebanyak 131 penonton laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, tewas akibat kebrutalan polisi dan tentara.


Hari Penglihatan Sedunia, Yayasan Syamsi Dhuha Gelar Pelatihan Coding Bagi Difabel Netra

7 Oktober 2022

Hari Penglihatan Sedunia, Yayasan Syamsi Dhuha Gelar Pelatihan Coding Bagi Difabel Netra

Hari Penglihatan Sedunia berlangsung setiap Kamis pada minggu kedua Oktober.