Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Dekardekor, Bisnis Difabel Low Vision yang Sukses di Masa Pandemi Covid-19

image-gnews
Karya Dekardekor milik pengusaha low vision M. Ikhwan Tariqo. Foto: Instagam Dekardekor
Karya Dekardekor milik pengusaha low vision M. Ikhwan Tariqo. Foto: Instagam Dekardekor
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Ketika hampir semua lini usaha lesu di masa pandemi Covid-19, bisnis poster kayu atau wooden poster Dekardekor milik M. Ikhwan Tariqo tetap bersinar. Ikhwan seorang difabel low vision mampu meraih omzet hingga Rp 100 juta per bulan dari.

Ikhwan berbagi tips agar usaha tetap berjalan, terutama di masa pandemi Covid-19. "Kuncinya, kami berbisnis dengan membuat sistem operasional prosedur dulu," kata Ikhwan saat dihubungi Tempo, Rabu 14 April 2021. Sebab melalui platform online, menurut dia, segala sesuatu dapat dipelajari dan harus memenuhi kebutuhan pasaar. "Bukan sekadar saya punya apa, lalu saya jual."

Bisnis yang terus berjalan dan menghasilkan selama pandemi Covid-19 membuat Dekardekor menerima penghargaan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan Astra dalam ajang Creative Local Award 2020. Selain mampu bertahan dan punya ciri khas, Dekardekor dapat menerapkan model bisnis inklusif yang dipimpin seorang penyandang disabilitas dan mempekerjakan pegawai dari kalangan non-difabel.

"Bagi saya, usaha ini adalah bentuk partnership yang inklusif," kata Ikhsan. Dia menolak menyebut orang-orang yang bekerja bersama di Dekardekor sebagai pegawai. "Di sini kami saling membutuhkan satu sama lain. Mereka ada yang jago desain dan saya marketing-nya."

Karya Dekardekor milik pengusaha low vision M. Ikhwan Tariqo. Foto: Instagam Dekardekor

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Dekardekor memproduksi hiasan dinding atau poster kayu yang banyak dibutuhkan industri makanan, minuman, dan hotel. Poster kayu ini dapat diproduksi masal maupun sesuai keinginan pemesan. Selama pandemi Covid-19, Dekardekor menerima pesanan hinggaa 5.000 buah dalam sebulan. Sedangkan sebelum wabah corona terjadi, pesanannya mencapai 15 ribu buah sebulan.

Usaha yang mulai dirintis tahun 2019 dengan modal sebesar Rp 15 juta itu sekarang berjalan dengan lima pekerja. Menerapkan metode pemasaran digital, Dekardekor sudah populer dan masuk berbagai platform belanja online, seperti Shopee. Pada situs belanja ini, Dekardekor punya lebih dari 50 ribu pengikut.

"Ini membuktikan kalau teman tunanetra juga bisa terjun ke bisnis digital," kata Ikhwan. Pakemnya, menurut dia, harus dengan perhitungan matang, punya pengetahuan, dan sistem yang terencana. Saat pandemi Covid-19 sudah teratasi, dia berharap ada tunanetra atau difabel low vision lain yang mampu membangun bisnis dengan platform digital.

Baca juga:
Sebab Tunanetra atau Low Vision Pakai Kacamata Hitam

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


PT Sritex Bantah Perseroan Bangkrut, tapi Akui Pendapat Turun Dratis

1 hari lalu

Suasana pabrik tekstil PT Sritex. Sritex.co.id
PT Sritex Bantah Perseroan Bangkrut, tapi Akui Pendapat Turun Dratis

Pendapatan PT Sritex menurun karena pandemi Covid-19 dan persaingan industri tekstil global.


Parlemen Filipina akan Selidiki Operasi Propaganda Anti-vaksin Cina oleh Pentagon

4 hari lalu

Petugas kesehatan menyandikan informasi dan menyiapkan vaksin melawan virus corona (COVID-19) di lokasi vaksinasi keliling di Taguig, Metro Manila, Filipina, 21 Mei 2021. REUTERS/Lisa Marie David
Parlemen Filipina akan Selidiki Operasi Propaganda Anti-vaksin Cina oleh Pentagon

Pentagon menjalankan kampanye propaganda pada 2020- 2021 untuk merendahkan vaksin Sinovac dari Cina di Filipina dan negara lain


Irish Bella Ungkap Anak Pertamanya Alami Speech Delay, Apa Penyebabnya?

13 hari lalu

Irish Bella dan Air Rumi Akbar 1453 (Instagram/@_irishbella_)
Irish Bella Ungkap Anak Pertamanya Alami Speech Delay, Apa Penyebabnya?

Artis Irish Bella ceritakan Air Rumi anaknya alami keterlambatan bicara atau speech delay. Apa itu speech delay, apa pula penyebabnya?


Jumlah Penumpang Indonesia AirAsia Sepanjang 2023 Mencapai 6,18 Juta, Melonjak 90, 27 Persen

27 hari lalu

Pesawat Maskapai AirAsia. airasia.com
Jumlah Penumpang Indonesia AirAsia Sepanjang 2023 Mencapai 6,18 Juta, Melonjak 90, 27 Persen

Indonesia AirAsia telah melayani 33 rute, termasuk 12 rute domestik dan 21 rute internasional di kawasan ASEAN maupun Australia, per April 2024.


Pegadaian Dukung Konser Panggung Talenta untuk Peningkatan Inklusivitas Sosial Difabel

35 hari lalu

Pegadaian Dukung Konser Panggung Talenta untuk Peningkatan Inklusivitas Sosial Difabel

PT Pegadaian kembali menunjukkan komitmen dalam peningkatan inklusivitas sosial dengan mendukung pelaksanaan Konser Panggung Talenta


Mas Dhito Beri Alat Bantu Mobilitas kepada Difabel

36 hari lalu

Mas Dhito Beri Alat Bantu Mobilitas kepada Difabel

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana terus menunjukkan komitmen nyata dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, termasuk penyandang disabilitas.


Dharma Pongrekun Maju di Pilkada DKI Jalur Independen, Pernah Disorot Soal Covid-19 sebagai Rekayasa

37 hari lalu

Komjen Pol (Purn) Dharma Pongrekun. YouTube/Richard Lee
Dharma Pongrekun Maju di Pilkada DKI Jalur Independen, Pernah Disorot Soal Covid-19 sebagai Rekayasa

Pernyataan Dharma Pongrekun pernah kontroversi saat pandemi Covid-19 karena menurutnya hasil konspirasi dan rekayasa. Kini, ia maju Pilkada DKI.


Doomscrolling Pertama Kali Muncul Pada Awal Pandemi Covid-19, Berdampak bagi Kesehatan Mental

38 hari lalu

Ilustrasi wanita depresi menggenggam ponsel. shutterstock.com
Doomscrolling Pertama Kali Muncul Pada Awal Pandemi Covid-19, Berdampak bagi Kesehatan Mental

Doomscrolling mengacu pada kebiasaan terus-menerus menelusuri berita buruk atau negatif di media sosial atau internet, sering untuk waktu yang lama.


Menengok Pameran Karya Seniman Difabel di Taman Budaya Yogyakarta

42 hari lalu

Sejumlah karya seniman difabel dari berbagai provinsi di Indonesia ditampilkan dalam pameran bertajuk Jumangkah di Taman Budaya Yogyakarta 14-22 Mei 2024. Tempo/Pribadi Wicaksono
Menengok Pameran Karya Seniman Difabel di Taman Budaya Yogyakarta

Suluh Sumurup Art Festival 2024 dengan tema Jumangkah ini wujud ruang inklusi bagi difabel untuk bergerak melalui seni rupa.


Cerita Kedai Kopi Difabel di Jalan Kendal

44 hari lalu

Cerita suka-duka pengelola kafe difabel menghadapi pelanggan yang tak menyadari bahwa mereka tuli.
Cerita Kedai Kopi Difabel di Jalan Kendal

Pramusaji dan barista kedai kopi difabel di Jalan Kendal menceritakan suka-duka menghadapi pelanggan yang tak menyadari bahwa mereka tuli.