Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Uap Napas pada Masker Transparan Bikin Difabel Tuli Rungu Kehilangan Informasi

image-gnews
Ilustrasi protokol kesehatan / menjaga jarak atau memakai masker. ANTARA FOTO/Fauzan
Ilustrasi protokol kesehatan / menjaga jarak atau memakai masker. ANTARA FOTO/Fauzan
Iklan

TEMPO.CO, JakartaDifabel Tuli rungu mengalami kendala komunikasi selama pandemi Covid-19. Kewajiban memakai masker membuat mereka yang terbiasa membaca gerak bibir tak dapat mengetahui apa yang disampaikan lawan bicaranya. Bahkan masker transparan pun bukan solusi.

Juru bahasa isyarat dari Lembaga Advokasi Pelayanan Kesehatan Shakopi, Burnsville, Amerika Serikat, Deanna Fischer mengatakan uap yang terperangkap pada masker  transparan tetap menyulitkan difabel Tuli rungu dalam berkomunikasi. "Masker dengan bagian depan yang terbuat dari bahan plastik juga tidak nyaman dipakai," ucap Deanna Fischer seperti dikutip dari situs SW Newsmedia, Jumat 18 Desember 2020.

Jika pengguna masker tidak rajin membersihkan bagian masker yang transparan, maka difabel Tuli rungu tak dapat melihat gerak bibirnya. Gerak bibir dan ekspresi yang hilang ini akan memotong informasi yang diperoleh difabel. "Saya tidak bisa membayangkan berapa banyak informasi yang hilang saat berkomunikasi dengan masker," kata dia.

Mahasiswi penyandang disabilitas Hard of Hearing, Ashley Lawrence membuat masker transparan sehingga gerak bibir pemakainya dapat terlihaat. Foto: Ashley Lawrence

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Selain masker yang menyulitkan difabel Tuli rungu memahami pesan dari lawan bicara, menurut Deanna, penyandang disabilitas juga menghadapi tantangan lain, yakni beragam istilah baru terkait Covid-19 yang belum memiliki padanan kata dalam bahasa isyarat. "Saya tak bisa menemukan apa maksud dari berbagai istilah yang benar-benar baru saya ketahui," kata difabel Tuli, Lori Blackketter.

Perempuan yang bekerja sebagai pramuniaga di sebuah toko di Burnsville ini harus bolak balik membuka kamus digital di ponselnya untuk mencari padanan bahasa isyarat untuk beberapa istilah baru. "Pandemi Covid-19 ini memaksa orang menjalani hidup dengan cara yang berbeda. Mereka menjadi semakin 'dingin' satu sama lain," kata dengan manusia lain," katanya.

Menerima reaksi yang datar dan terputusnya komunikasi dengan orang lain merupakan situasi yang sulit bagi difabel Tuli rungu. Sebab mereka terbiasa dengan budaya komunikasi yang menitikberatkan pada bahasa tubuh, seperti ekspresi atau mimik wajah. Interaksi yang kian terbatas dan berjarak di masa pandemi Covid-19 membuat kelompok pembaca gerak bibir ini kecewa.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Kenali Penyakit Kulit Vitiligo, Ada Riwayat Keluarga Hingga Bisa Sebabkan Tuli

10 jam lalu

Model Winnie Harlow memperagakan busana rancangan Julien Macdonald dalam London Fashion Week di Inggris, Sabtu, 15 September 2018. Model yang mengidap penyakit kulit vitiligo ini sukses memperagakan sejumlah busana rancangan beberapa desainer terkenal dalam London Fashion Week. REUTERS/Henry Nicholls.
Kenali Penyakit Kulit Vitiligo, Ada Riwayat Keluarga Hingga Bisa Sebabkan Tuli

Hari Vitiligo Sedunia diperingati pada 25 Juni. Kenali penyakit Vitiligo, sebuah penyakit yang tidak menular ini.


PT Sritex Bantah Perseroan Bangkrut, tapi Akui Pendapat Turun Dratis

1 hari lalu

Suasana pabrik tekstil PT Sritex. Sritex.co.id
PT Sritex Bantah Perseroan Bangkrut, tapi Akui Pendapat Turun Dratis

Pendapatan PT Sritex menurun karena pandemi Covid-19 dan persaingan industri tekstil global.


Parlemen Filipina akan Selidiki Operasi Propaganda Anti-vaksin Cina oleh Pentagon

4 hari lalu

Petugas kesehatan menyandikan informasi dan menyiapkan vaksin melawan virus corona (COVID-19) di lokasi vaksinasi keliling di Taguig, Metro Manila, Filipina, 21 Mei 2021. REUTERS/Lisa Marie David
Parlemen Filipina akan Selidiki Operasi Propaganda Anti-vaksin Cina oleh Pentagon

Pentagon menjalankan kampanye propaganda pada 2020- 2021 untuk merendahkan vaksin Sinovac dari Cina di Filipina dan negara lain


Koalisi Ini Surati Sri Mulyani soal Rancangan PP Insentif Penyandang Disabilitas, Begini Isinya

11 hari lalu

Santri penyandang disabilitas tunarungu belajar mengaji di Rumah Tuli, Jatiwangi, Majalengka, Jawa Barat, Minggu 17 Maret 2024. Kegiatan belajar mengaji tersebut dilaksanakan selama bulan Ramadhan kepada penyandang disabilitas tunarungu dengan metode bahasa isyarat. ANTARA FOTO/Dedhez Anggara
Koalisi Ini Surati Sri Mulyani soal Rancangan PP Insentif Penyandang Disabilitas, Begini Isinya

Rancangan PP ihwal konsesi dan insentif bagi penyandang Ddsabilitas diprotes lantaran tak menyoroti masalah yang utama.


Irish Bella Ungkap Anak Pertamanya Alami Speech Delay, Apa Penyebabnya?

13 hari lalu

Irish Bella dan Air Rumi Akbar 1453 (Instagram/@_irishbella_)
Irish Bella Ungkap Anak Pertamanya Alami Speech Delay, Apa Penyebabnya?

Artis Irish Bella ceritakan Air Rumi anaknya alami keterlambatan bicara atau speech delay. Apa itu speech delay, apa pula penyebabnya?


Jumlah Penumpang Indonesia AirAsia Sepanjang 2023 Mencapai 6,18 Juta, Melonjak 90, 27 Persen

27 hari lalu

Pesawat Maskapai AirAsia. airasia.com
Jumlah Penumpang Indonesia AirAsia Sepanjang 2023 Mencapai 6,18 Juta, Melonjak 90, 27 Persen

Indonesia AirAsia telah melayani 33 rute, termasuk 12 rute domestik dan 21 rute internasional di kawasan ASEAN maupun Australia, per April 2024.


Lonjakan Kasus Covid-19 di Singapura karena Subvarian KP.1 dan KP.2, Jumlah Pasien Sepekan Naik 2 Kali Lipat

31 hari lalu

Orang-orang berbelanja bahan makanan di supermarket menjelang pemberlakuan lockdown di Singapura, Jumat, 14 Mei 2021. Singapura akan kembali melakukan pembatasa pembatasan pertemuan sosial dan kegiatan publik menyusul meningkatnya kasus Covid-19 di negara tersebut. REUTERS/Caroline Chia
Lonjakan Kasus Covid-19 di Singapura karena Subvarian KP.1 dan KP.2, Jumlah Pasien Sepekan Naik 2 Kali Lipat

Kasus Covid-19 melonjak di Singapura kasus infeksi akibat varian KP.1 dan KP.2 bagian dari keluarga varian FLiRT yang juga merebak di AS.


Prosedur Keamanan dan Keselamatan BNI Java Jazz Festival 2024: Ramah Penyandang Disabilitas

33 hari lalu

Teza Sumendra, Marcell Siahaan, dan Oslo Ibrahim saat menyanyikan
Prosedur Keamanan dan Keselamatan BNI Java Jazz Festival 2024: Ramah Penyandang Disabilitas

BNI Java Jazz Festival tahun ini juga diadakan di lokasi yang datar dan ramah untuk para pengunjung yang menggunakan kursi roda.


Pegadaian Dukung Konser Panggung Talenta untuk Peningkatan Inklusivitas Sosial Difabel

35 hari lalu

Pegadaian Dukung Konser Panggung Talenta untuk Peningkatan Inklusivitas Sosial Difabel

PT Pegadaian kembali menunjukkan komitmen dalam peningkatan inklusivitas sosial dengan mendukung pelaksanaan Konser Panggung Talenta


Kasus Covid-19 di Singapura Naik, Pakar: Mutasi Virus Makin Menular tapi Tidak Mematikan

36 hari lalu

Taman Merlion, Singapura. REUTERS/Edgar Su/File Photo
Kasus Covid-19 di Singapura Naik, Pakar: Mutasi Virus Makin Menular tapi Tidak Mematikan

Pemerintah Singapura mengatakan perkiraan jumlah kasus Covid-19 meningkat hampir dua kali lipat pada Mei ini, sementara virus makin menular.