Tips Memilih Bahan Makanan Bagi Penyandang Autisme

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi terapi untuk anak/autisme. Shutterstock

    Ilustrasi terapi untuk anak/autisme. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyandang autisme mesti memperhatikan apa makanan yang dikonsumsi. Kesalahan memilih makanan bisa berdampak buruk bagi kesehatannya.

    Supaya tidak keliru, situs Web MD dan Autism Speaks berbagi informasi beberapa jenis makanan yang wajib diperhatikan dalam menyajikan asupan bagi orang dengan autisme. Simak rincian berikut:

    1. Menghindari protein gluten
      Protein gluten sangat tidak disarankan untuk dikonsumsi penyandang autisme. Musababnya, protein gluten berpotensi memicu efek tertentu pada penyandang autisme. Beberapa produk protein gluten yang wajib diwaspadai itu termasuk produk padi-padian dan terigu.

    2. Menghindari kasein
      Layaknya protein gluten, penyandang autisme juga harus menghindari kandungan kasein. Selain sulit dicerna oleh tubuh, kasein dapat menjadi candu bagi autisme. Salah satu produk kasein berupa susu.

    3. Disarankan konsumsi zat probiotik
      Probiotik terbaik bisa didapatkan dari kacang yang difermentasikan. Dalam makanan yang mengandung zat probiotik, terdapat banyak bakteri baik untuk membantu pasien autisme melawan infeksi, mengeluarkan racun, dan meredakan alergi pada ragi.

    4. Konsumsi buah, sayur dan kacang-kacangan
      Buah, sayur, dan kacang-kacangan sangat baik bagi penyandang autisme. Bahan-bahan makanan ini mudah dicerna dan membantu enzim menghilangkan 'sampah' di dalam tubuh. Disarankan untuk mengkonsumsinya dalam kondisi agak mentah dan tidak dimasak terlalu matang agar mendapatkan hasil maksimal.

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.