Cara Mendukung Pasien Covid-19 Difabel yang Isolasi Mandiri di Rumah

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi penyandang disabilitas atau difabel. Shutterstock

    Ilustrasi penyandang disabilitas atau difabel. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri di rumah membutuhkan dukungan dari berbagai pihak. Termasuk pasien Covid-19 difabel yang sedang isolasi mandiri di rumah.

    Situs pusat kesehatan Inggris menyatakan isolasi mandiri bagi penyandang disabilitas berpotensi mengancam jiwanya jika tanpa pendampingan sama sekali. Sebab itu, harus tahu betul apakah difabel itu tinggal sendiri di rumah, ada kerabat atau pendamping.

    Ada beberapa cara yang dapat dilakukan lingkungan sekitar untuk pasien Covid-19 difabel saat menjalani isolasi mandiri di rumah. Berikut rinciannya:

    • Identifikasi lingkungan sekitar
      Ketika ada penyandang disabilitas yang positif Covid-19 dan menjalani isolasi mandiri di rumah, segera identifikasi apakah lingkungan di sekitarnya dapat begerak cepat dan tanggap apabila terjadi kondisi kritis. Upayakan ada petugas atau orang yang mengantarkan obat dan menjelaskan apa fungsi obat serta bagaimana mengkonsumsinya. Dalam memberikan penjelasan tersebut, pastikan tetap menerapkan protokol kesehatan dan difabel mengerti apa maksudnya.

    • Pemantauan
      Terus pantau kondisi difabel yang sedang menjalani isolasi mandiri. Tanyakan bagaimana keadaannya, apa yang dia rasakan, apakah sudah minum obat atau suplemen kesehatan, pemenuhan makan dan minum, serta kebutuhan sehari-hari lainnya.

      ADVERTISEMENT

    • Pendamping atau relawan
      Pada beberapa ragam disabilitas yang tak dapat merawat diri, maka kehadiran pendamping mutlak diperlukan.

    • Memasok kebutuhan sehari-hari
      Pastikan penyandang disabilitas yang menjalani isolasi mandiri di rumah tercukupi kebutuhannya. Makan, minum, obat, suplemen, dan lainnya. Jika hendak memberi makanan, sebaiknya yang siap santap. Musababnya, tak semua difabel memiliki kapasitas mengolah makanan.

    • Penggunaan alat pelindung diri
      Bagi yang hendak berinteraksi dengan pasien Covid-19 difabel dengan menggunakan alat pelindung diri, sebaiknya tulis nama dan foto diri di bagian depan APD. Dengan begitu, difabel dapat mengetahui identitas orang di balik pelindung tadi dan tidak memicu reaksi ketakutan atau kebingungan.

    #CuciTangan #JagaJarak #PakaiMasker #DiamdiRumah

    Baca juga:
    Stasiun Televisi Ini Kerahkan 70 Persen Jurnalis Difabel Liput Paralympic Tokyo


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pujian dan Kado Menghujani Greysia / Apriyani, dari Sapi hingga Langganan Berita

    Indonesia hujani Greysia / Apriyani dengan sanjungan dan hadiah. Mulai dari sapi, emas sungguhan, sampai langganan produk digital. Dari siapa saja?