Ada Kursi Roda Olahraga Gratis Dari Jakarta Swift Wheel Chair

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pebasket Indonesia Donald Pura Santoso (kanan) mencoba melewati hadangan pebasket Irak Saif Al-Taie (kiri) dalam babak kualifikasi basket kursi roda Asian Para Games 2018 di Hall Basket Senayan, Jakarta, Kamis, 11 Oktober 2018. ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

    Pebasket Indonesia Donald Pura Santoso (kanan) mencoba melewati hadangan pebasket Irak Saif Al-Taie (kiri) dalam babak kualifikasi basket kursi roda Asian Para Games 2018 di Hall Basket Senayan, Jakarta, Kamis, 11 Oktober 2018. ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

    TEMPO.CO, Jakarta - Bagi pengguna kursi roda yang hobi main basket, saat ini tidak perlu bingung. Sebab, organisasi Jakarta Swift Wheelchair menyediakan program pembagian kursi roda olahraga bagi penggunanya. Pembagian pertama dilakukan kepada 8  atlet basket kursi roda Asian Paragames.

    Baca: Difabel Kursi Roda Bikin Paket Wisata Disabilitas ke Machu Picchu

    "Ini masih berada dalam Jakarta Swift Wheelchair Basketball tapi bekerjasama dengan sekolah dan komunitas," ujar atlet basket kursi roda sekaligus inisiator program pembagian kursi roda, Donald Santoso, saat dihubungi Jumat 15 Februari 2019.

    Menurut Donald, pembagian kursi roda ini juga bertujuan untuk menjaring bibit baru dalam olahraga basket kursi roda. Lantaran yang dibagikan adalah kursi roda premium, maka dilakukan pembuatan kursi roda yang sesuai dengan ukuran dan bentuk badan.

    Ada 8 kursi roda yang akan dibagikan. 3 Kursi Roda buatan Bali Maju Sport, 3 kursi roda dari Thailand 'Friends Wheel's dan 4 kursi buatan Matsunaga Jepang. "Sementara ini 4 kursi roda Matsunaga sudah diperuntukkan bagi atlet asian paragames," ujar Donald.

    Beberapa kursi roda ini diperoleh Jakarta Swift Wheel Chair Basketball dari beberapa donatur. Salah satunya dari INAPGOC yang berencana menyumbangkan 8 kursi roda tambahan dari APG

    Baca: Penyandang Disabilitas Coba Fasilitas MRT, Berikut Catatannya

    Harga masing-masing kursi roda yang disumbangkan berkisaar antara Rp 10 -25 juta. Salah satu penerima kursi roda gelombang pertama adalah atlet basket kursi roda perempuan, Nesa Jatiana 33 tahun. "Kami harus mulai memberikan kursi roda pribadi ke atlet sendiri, agar mereka bisa latihan sendiri tanpa tergantung organisasi," ujar Donald.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.