Baznas Membangun Rumah Tahfidz Difabel di Lebak Bulus Jakarta Selatan

Ilustrasi orang mengaji / membaca Al Quran. REUTERS

TEMPO.CO, Jakarta - Badan Amil Zakat Nasional atau Baznas membangun Rumah Tahfidz Difabel di Jalan Manunggal Jaya, Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Rumah tahfidz yang dibangun di atas lahan seluas 3.000 meter persegi itu nantinya akan menjadi tempat bagi penyandang disabilitas yang menghapal Al Quran.

Kepala Proyek pembangunan Rumah Tahfidz Al Quran Bagi Difabel dari PT Barata Karta Jaya, Kurniawan Jaya Sasmita mengatakan, bangunan rumah tahfidz dari luas tanah tadi sekitar 1.500 meter persegi. "Kami berupaya membuat bangunan yang terakses bagi semua jenis ragam disabilitas," kata Kurniawan diwawancara di Jakarta, Rabu, 8 Juni 2022.

Untuk tahap awal, menurut dia, rumah tahfidz ini dapat menampung sekitar 50 sampai 100 siswa dengan disabilitas Tuli dan Rungu. Penerimaan awal diprioritaskan bagi siswa difabel Tuli dan Rungu karena saat ini akses kajian keislaman bagi ragam disabilitas tersebut masih sangat terbatas.

Salah satu contoh sederhana adalah ketersediaan Al Quran khusus difabel Tuli dan Rungu yang sangat terbatas. Sementara dalam mengkaji Al Quran, difabel Tuli dan Rungu harus melewati tiga tahap, yaitu menerjemahkan bahasa Arab ke bahasa Indonesia, baru kemudian ke bahasa Isyarat. Bahasa isyarat yang digunakan di Indonesia juga ada dua, yakni Sistem Bahasa Isyarat Indonesia atau SIBI dan Bahasa Isyarat Indonesia atau Bisindo.

Dalam menerjemahkan bahasa Arab ke bahasa Indonesia dan bahasa isyarat, seorang penerjemah juga harus memperhatikan simbol huruf hijaiyah yang berbeda dengan huruf alfabet biasa. Dengan latar belakang tersebut, Rumah Tahfidz Al Quran bagi Difabel ini menyediakan program pelatihan bagi para pengajar untuk mempelajari bahasa isyarat serta cara mengajar siswa berkebutuhan khusus.

Kendati pembangunan rumah tahfidz Al Quran ini diprioritaskan bagi difabel Tuli dan Rungu, ketersediaan aksesibilitas gedungnya disesuaikan dengan kebutuhan semua jenis ragam disabilitas yang berbeda-beda. Di antaranya menggunakan ramp, bukan anak tangga untuk memudahkan difabel pengguna kursi roda menuju lantai atas. Ada pula lantai penunjuk, railing, toilet terakses hingga taman dengan jenis tanaman yang dapat dinikmati santri disabilitas.

"Penerimaan awal memang diprioritaskan bagi difabel pendengaran, tetapi setelah itu akan ada penerimaan siswa dari jenis ragam disabilitas lainnya. Itu sebabnya bernama Rumah Tahfidz Al Quran bagi Difabel," kata Kurniawan Jaya Sasmita. Rumah Tahfidz Difabel ini terdiri atas ruang guru, ruang belajar, kamar asrama, dapur umum, aula, musala, ruang administrasi, dan perpustakaan. Lantaran letaknya yang berada di wilayah SLB Ulaka Penca, maka ruang kelas bagi siswa SLB tetap tersedia.

Pantauan Tempo, desain gedung utama Rumah Tahfidz Al Quran bagi Difabel ini berbentuk seperti huruf J. Pada lantai dasar terdapat ubin pemandu bagi difabel Netra. Sementara di dinding pembatas antara Rumah Tahfidz Difabel dengan SLB Ulaka Penca terdapat formasi huruf huruf Al Quran Braille dengan ukuran besar.

Di rumah tahfidz juga terdapat taman yang terakses bagi penyandang disabilitas. Petugas Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta, Wiwiek Dwiningsih mengatakan, tidak ada undakan pada taman, melainkan petak berbentuk persegi dengan jalanan utama yang dicor selebar dua meter. "Dengan begitu, siswa difabel dapat mengakses taman untuk menikmati, mengetahui jenis tanaman, hingga belajar menanam di taman tersebut," ucapnya.

Baca juga:
Adrian Yunan Rilis Lagu Panggilan Darurat, Terinspirasi Kecelakaan Lalu Lintas

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik Tempo.co Update untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram lebih dulu.






Begini Aturan Permainan Sepak Bola Amputasi

5 hari lalu

Begini Aturan Permainan Sepak Bola Amputasi

Aturan permainan sepak bola amputasi mirip dengan sepak bola pada umumnya. Namun ada beberapa perbedaan, ukuran dan jumlah pemain misalnya.


Zotero Aplikasi Pembuat Daftar Pustaka Yang terakses Bagi Difabel Netra

5 hari lalu

Zotero Aplikasi Pembuat Daftar Pustaka Yang terakses Bagi Difabel Netra

Zotero akan memudahkan difabel netro membuat daftar pustaka setelah aplikasi End Note tidak ramah digunakan untuk penyandang disabilitas penglihatan.


Diciptakan Don Bennett, Begini Sejarah Ditemukannya Sepak Bola Amputasi

5 hari lalu

Diciptakan Don Bennett, Begini Sejarah Ditemukannya Sepak Bola Amputasi

Ada sejarah unik di balik penemuan sepak bola amputasi. Cerita tersebut dialami oleh Don Bennet yang berasal dari Seattle, Amerika.


Modus Baru Peredaran Narkoba, Manfaatkan Penyandang Disabilitas Pakai Tas Selempang

5 hari lalu

Modus Baru Peredaran Narkoba, Manfaatkan Penyandang Disabilitas Pakai Tas Selempang

Polres Metro Jakarta Pusat menangkap tiga tersangka narkoba di Daan Mogot, Kota Tangerang, Banten.


23 September Diperingati Sebagai Hari Bahasa Isyarat Internasional, Begini Sejarahnya

7 hari lalu

23 September Diperingati Sebagai Hari Bahasa Isyarat Internasional, Begini Sejarahnya

Hari bahasa isyarat internasional atau IDSL didahului dengan pekan bahasa isyarat yang berlangsung pekan terakhir di bulan ini.


Pelayat Disabilitas Membeludak di Hari Pemakaman Ratu Elizabeth II, Antrean Terakses Sampai Ditutup

7 hari lalu

Pelayat Disabilitas Membeludak di Hari Pemakaman Ratu Elizabeth II, Antrean Terakses Sampai Ditutup

Menurut laporan The Guardian, banyak manula dan pelayat disabilitas yang hadir dalam acara persemayaman Ratu Elizabeth II.


Rawat Gigi Difabel Intelektual, Dokter Ini Dipilih Buckingham Menghadiri Pemakaman Ratu Elizabeth II

7 hari lalu

Rawat Gigi Difabel Intelektual, Dokter Ini Dipilih Buckingham Menghadiri Pemakaman Ratu Elizabeth II

Pengobatan ini sejalan dengan program filantropi Ratu Elizabeth II yang khusus memelihara kesehatan penyandang disabilitas.


Penyandang Disabilitas Mental di Panti Rehabilitasi: Dipasung, Kemerdekaan Dirampas, dan Alami Pelecehan Seksual

8 hari lalu

Penyandang Disabilitas Mental di Panti Rehabilitasi: Dipasung, Kemerdekaan Dirampas, dan Alami Pelecehan Seksual

Penelusuran Perhimpunan Jiwa Sehat, para penyandang disabilitas mental ini alami pelecehan seksual dan dipasung di panti rehabilitasi.


Perhimpunan Jiwa Sehat akan Ajukan Uji Materi terhadap Pasal Pengampuan karena Langgar Aturan

11 hari lalu

Perhimpunan Jiwa Sehat akan Ajukan Uji Materi terhadap Pasal Pengampuan karena Langgar Aturan

Menurut Perhimpunan Jiwa Sehat, pasal 433 KUHPerdata muncul dari stigma lama yang diberikan kepada penyandang disabilitas mental.


Ini 5 Dokumen Penting yang Dihasilkan Presidensi G20 Ketenagakerjaan

13 hari lalu

Ini 5 Dokumen Penting yang Dihasilkan Presidensi G20 Ketenagakerjaan

Presidensi G20 Indonesia bidang ketenagakerjaan telah menyelesaikan G20 Labour and Employment Ministers Meeting (LEMM).