5 Nominator Grammy Awards 2022 yang Berjuang untuk Kesehatan Mental

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Billie Eilish di karpet merah Grammy Awards 2022. Instagram.com/@recordingacademy

    Billie Eilish di karpet merah Grammy Awards 2022. Instagram.com/@recordingacademy

    TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah nominator Grammy Awards 2022 memiliki sindrom kejiwaan dengan berbagai jenis dan tingkatannya. Kendati berbeda, mereka tetap dapat berkarya dan dunia mengakuinya.

    Berikut lima selebritas nominator Grammy Awards 2022 yang berjuang untuk kesehatan mentalnya:

    1. Billie Eilish
      Nominasi Grammy: Record of the Year, Album of the Year, Song of the Year, Penampilan Pop Solo Terbaik, Album Vokal Pop Terbaik, Video Musik Terbaik, Film Musik Terbaik

      Satu minggu setelah menerima penghargaan untuk Lagu Asli Terbaik, Billie Eilish yang berusia 20 tahun naik panggung dan tampil bersama saudara laki-lakinya, Finneas, di Grammy Awards 2022. Mereka bersaing untuk tujuh piala, termasuk Song of the Year dan Rekor Tahun Ini.

      Billie Eilish, yang memenangkan Record of the Year pada 2020 dan 2021, mengungkapkan peristiwa empat tahun lalu saat dia terdiagnosa mengalami Sindrom Tourette. "Sindom ini membuat segala sesuatu yang mudah menjadi jauh lebih sulit bagiku," tulis Billie Eilish di akun Instagramnya.

      Sindrom Tourette adalah gangguan neurologis dengan pertanda gerakan tak disadari, berulang, stereotipikal, dan vokalisasi yang disebut dengan tics. "Lambat laun saya terbiasa dengan itu semua. Keluarga dan teman-teman terdekat memahami kalau itu adalah bagian dari diri saya," tulis Billie Eilish.

    2. Ariana Grande
      Nominasi Grammy: Penampilan Solo Pop Terbaik, Album Vokal Pop Terbaik

      Ariana Grande memperkenalkan merek kecantikannya R.E.M Beauty. Instagram.com/@r.e.m.beauty

      Seorang pelaku bom bunuh diri menewaskan 22 penggemar Ariana Grande seusai konser di Manchester Arena, Inggris, pada Mei 2017. Trauma dari serangan teroris itu membuat Ariana Grande mengalami kecemasan dan gangguan stres pasca-trauma.

      Ariana Grande mengungkapkan kondisi itu dua tahun kemudian dengan mengunggah gambar pemindaian otaknya di Instagram. Ikon pop berusia 28 tahun itu kemudian menulis tentang pengalamannya, termasuk dalam single di 2018 berjudul "Get Well Soon". Dia terus menyuarakan perjuangan hidup dengan post-traumatic stress disorder atau PTSD.

    3. Kanye West atau Kanye "Ye" West
      Nominasi Grammy: Album this Year, Penampilan Rap Melodik Terbaik, Lagu Rap Terbaik, Album Rap Terbaik

      Kanye West. Foto: Instagram/@kimkardashian.

      Kanye West dinominasikan dalam lima penghargaan pada Grammy Award 2022, tetapi dia tidak muncul dalam acara tersebut. Musababnya, rapper yang sekarang dikenal sebagai "Ye" ini dilarang naik panggung lantaran kelakuannya di media sosial yang dianggap "mengkhawatirkan".

      Selama beberapa bulan terakhir, Kanye West menggunakan akun media sosialnya untuk menyerang banyak orang, termasuk Pete Davidson, kekasih mantan istrinya, Kim Kardashian. Kanye West pernah mengunggah video musik lagu terbarunya "Eazy" yang dirilis pada Rabu, 2 Maret 2022. Dalam video musik itu, dia menggambarkan menculik Pete Davidson dan menguburnya dari leher ke bawah. Kanye West juga mempersoalkan hak asuh lewat media sosial. Pada 16 Maret 2022, akun Instagram Kanye West terkena suspend selama 24 jam karena melanggar kebijakan tentang ujaran kebencian, intimidasi, dan pelecehan.

      Dalam 20 tahun karier solonya, Kanye West telah menjual lebih dari 160 juta rekaman dan memenangkan 22 Grammy Awards -menempati posisi kesepuluh dalam sejarah penghargaan tersebut. Kanye West, 44 tahun, menyampaikan kepada publik bahwa dalam beberapa tahun terakhir dia berjuang untuk kesehatan mentalnya, termasuk melawan penyalahgunaan zat dan diagnosis gangguan bipolar pada 2018. Dalam serial triloginya, Kanye West mengungkapkan bagaimana dia harus mempertahankan popularitas, karya, dan bisnisnya dengan gangguan bipolar serta mengkonsumsi berbagia obat untuk mengatasi gangguan tersebut.

    4. Selena Gomez
      Nominasi Grammy: Album Pop Latin Terbaik

      Selena Gomez. Instagram.com/@selenagomez

      Selena Gomez, 29 tahun, mulai berakting sejak berusia 10 tahun dan telah merilis tiga album solo. Dia mengadvokasi kesadaran kesehatan mental dan secara terbuka menyampaikan gangguan kecemasan, depresi, dan bipolar yang dialami. Pada November 2021, Selena Gomez meluncurkan Wondermind, platform kesehatan mental untuk wanita bersama ibunya, Mandy Teefey, serta pendiri dan CEO The Newsette, Daniella Pierson. Wondermind bertujuan mengakhiri stigma seputar penyakit mental dan menghubungkan masyarakat ke berbagai sumber daya pendidikan.

      "Saya mengerti bagaimana rasanya kebingungan dan benar-benar tidak mengerti dari mana asalnya perasaan dan emosi yang kamu rasakan," kata Selena Gomez dalam sebuah video. "Saya hidup dengan bipolar. Saya tidak menderita lagi. Saya sangat senang dan bangga dengan kemajuan yang telah saya buat."

      Perusahaan kosmetik Selena Gomez, Rare Beauty, meluncurkan Rare Impact Fund pada Juli 2020 untuk mengumpulkan USD 100 juta selama sepuluh tahun guna mendanai pendidikan kesehatan mental. "Dengan Rare Impact Fund, kami ingin mengurangi stigma tentang kesehatan mental, mengatasi epidemi kesepian kronis, dan membantu memberi akses ke sumber daya dan layanan yang mereka butuhkan untuk mendukung kesejahteraan mental," kata Selena Gomez.

    5. Justin Bieber
      Nominasi Grammy: Record of the Year, Album of the Year, Song of the Year, Penampilan Pop Solo Terbaik, Penampilan Duo/Grup Pop Terbaik, Album Vokal Pop Terbaik, Penampilan R&B Terbaik, Video Musik Terbaik

      Penyanyi Justin Bieber. REUTERS/Mario Anzuoni

      Pemenang dua kali Grammy Award, Justin Bieber, 28 tahun, pernah secara terbuka membahas hidup dengan Attention Deficit Hyperactivity Disorder atau ADHD, depresi, dan kecemasan di media dan di platform media sosial. Dia bahkan mengunggah foto sesi terapi di Instagram.

      Tahun ini Justin Bieber meraih delapan Grammy Awards, termasuk Penampilan R&B Terbaik untuk "Peaches" dan Album of the Year for Justice (Triple Chucks Deluxe), menyamai Doja Cat dan H.E.R. Banyak orang dengan ADHD memiliki satu atau lebih komorbiditas atau diagnosis tambahan, seperti depresi, kecemasan, perbedaan belajar, gangguan menentang oposisi, atau kondisi lainnya.

    ADDITUDEMAG

    Baca juga:
    Lady Gaga Bantu Perbaiki Gaun SZA yang Nyangkut saat Naik Panggung Grammy

    Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik Tempo.co Update untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram lebih dulu.


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya

    Grafis

    Ini 10 Negara dengan Tingkat Inflasi Tertinggi dan Kondisi Indonesia

    Dunia sedang mengalami inflasi tinggi sejak wabah Covid-19 melanda dan makin parah saat invasi Rusia ke Ukraina. Bagaimana kondisi Indonesia?