Apa yang Mau Disampaikan Steven, Difabel Papua Korban Kekerasan Anggota TNI AU

Ilustrasi kekerasan. shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta - Seorang difabel sensorik Rungu menjadi korban kekerasan dua anggota TNI AU atau Angkatan Udara di Merauke, Papua. Dalam video yang beredar di masyarakat, tampak penyandang disabilitas itu berusaha menyampaikan sesuatu melalui bahasa isyarat kepada dua anggota TNI AU tadi.

Penyandang disabilitas yang diketahui bernama Steven itu menggerakkan tangan sebagai isyarat, mengeluarkan suara, dan meronta. Bukannya mencoba menyimak, dua anggota TNI AU itu langsung membekuk difabel tersebut, menelungkupkannya di trotoar, kemudian menginjak kepalanya.

Sejatinya apa yang hendak disampaikan oleh Steven saat peristiwa itu terjadi?

Aktivis penyandang disabilitas sensorik Tuli atau Rungu dari Sasana Inklusi dan Gerakan Advokasi Difabel atau SIGAB, M. Ismail berusaha membaca gerak tubuh Steven yang terlihat dalam video. "Sepertinya Steven belum mampu menerapkan bahasa isyarat formal," kata Ismail kepada Tempo, Kamis 29 Juli 2021.

Hal itu terlihat dari bahasa isyarat berupa gerakan atau bahasa tubuh atau gesture alami yang ditunjukkan oleh Steven. "Itu bahasa isyarat lokal, belum terbentuk menjadi bahasa alphabet seperti Bisindo (Bahasa Isyarat Indonesia) atau SIBI (Sistem Isyarat Bahasa Indonesia)," ujarnya.

Dari gerakan Steven di video, Ismail menangkap pesan saat insien itu terjadi, Steven hanya ingin menyampaikan kalau dia butuh makan. "Hanya saja, orang di sekelilingnya tidak mengerti apa yang disampaikan oleh Steven," katanya. Steven juga tampaknya belum mengetahui bahasa isyarat resmi yang biasa digunakan penyandang disabilitas sensorik Tuli atau Rungu, yakni SIBI dan Bisindo.

Di Indonesia terdapat dua jenis bahasa isyarat yang digunakan penyandang disabilitas sensorik pendengaran atau Insan Tuli dan Tunarungu. Dua jenis bahasa isyarat itu adalah Bisindo dan SIBI. Bisindo merupakan bahasa yang berkembang secara alami di kelompok masyarakat Tuli Indonesia. Sementara SIBI adalah tata cara mempresentasikan bahasa lisan Indonesia ke dalam gerakan tertentu,.

Dua sistem bahasa isyarat ini belum tentu digunakan oleh semua Insan Tuli atau tunarungu. Musababnya, setiap Insan Tuli atau Tunarungu punya bahasa asli, bahasa alami dengan gesture yang berbeda-beda. Salah satu contoh yang paling umum adalah penggunaan Bahasa Kolog di sebuah desa Tuli atau Rungu di Bali.

Mengenai peristiwa tersebut, TNI AU telah menyelidiki dan telah memeriksa dua prajurit TNI AU yang melakukan kekerasan terhadap Steven. Serda A dan Prada V telah ditetapkan sebagai tersangka. Kepala Staf TNI AU, Marsekal Fadjar Prasetyo minta maaf kepada korban dan masyarakat Papua.

Baca juga:
Profil Penyandang Disabilitas yang Jadi Korban Kekerasan Anggota TNI AU di Papua






Komnas HAM Minta TNI Evaluasi Keberadaan Brigif Raider 20 di Timika Papua

6 jam lalu

Komnas HAM Minta TNI Evaluasi Keberadaan Brigif Raider 20 di Timika Papua

Komnas HAM meminta TNI mengevaluasi keberadaan Brigif Raider 20 di Timika, Papua. Permintaan ini merupakan yang pertama dari Komnas untuk TNI.


Perkuat Pengawasan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas

9 jam lalu

Perkuat Pengawasan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas

Perkuat pengawasan dan pengarusutamaan hak penyandang disabilitas dan kelompok rentan lainnya, dalam upaya bersama untuk memajukan penegakan HAM di Indonesia.


OPM Sebut Jokowi Penjahat Perang, Moeldoko: Kami Akan Tangkap Mereka

14 jam lalu

OPM Sebut Jokowi Penjahat Perang, Moeldoko: Kami Akan Tangkap Mereka

Kepala Staf Presiden Moeldoko bereaksi keras atas pernyataan TPNPB-OPM menyebut Presiden Jokowi sebagai penjahat perang di Papua.


Lukas Enembe Mangkir Panggilan KPK, Moeldoko: Apa Perlu TNI Dikerahkan?

16 jam lalu

Lukas Enembe Mangkir Panggilan KPK, Moeldoko: Apa Perlu TNI Dikerahkan?

Kepala Staf Presiden Moeldoko mengatakan Gubernur Papua Lukas Enembe harus kooperatif dan memenuhi panggilan KPK.


TNI AU Usut Pemilik Granat Asap dan Ratusan Peluru di Pondok Gede

1 hari lalu

TNI AU Usut Pemilik Granat Asap dan Ratusan Peluru di Pondok Gede

TNI AU masih usut kepemilikan dan asal-muasal granat asap dan peluru di rumah kontrakan.


Paulus Waterpauw Somasi Kuasa Hukum Lukas Enembe

3 hari lalu

Paulus Waterpauw Somasi Kuasa Hukum Lukas Enembe

Penjabat Gubernur Papua Barat Paulus Waterpauw melayangkan somasi kepada tim kuasa hukum Lukas Enembe.


Soal Tudingan Cuci Uang di Kasino, Pengacara Lukas Enembe: PPATK Hoaks

3 hari lalu

Soal Tudingan Cuci Uang di Kasino, Pengacara Lukas Enembe: PPATK Hoaks

Kuasa hukum Lukas Enembe merasa PPATK tengah membunuh karakter Gubernur Papua itu dengan mengungkap soal setoran ke kasino.


Tokoh Agama Papua Minta Lukas Enembe Patuhi Proses Hukum

3 hari lalu

Tokoh Agama Papua Minta Lukas Enembe Patuhi Proses Hukum

Tokoh Agama Papua meminta Gubernur Lukas Enembe mendatangi KPK untuk memenuhi panggilan pemeriksaan hari ini.


Tokoh Agama Papua Yakin KPK Profesional Tangani Kasus Lukas Enembe

4 hari lalu

Tokoh Agama Papua Yakin KPK Profesional Tangani Kasus Lukas Enembe

Tokoh Gereja Kristen Indonesia di Tanah Papua itu meminta masyarakat tidak melakukan provokasi dalam bentuk apa pun dalam kasus Lukas Enembe.


KPK Keluarkan Panggilan Kedua ke Lukas Enembe, Polda Papua Siagakan 1.800 Personel

5 hari lalu

KPK Keluarkan Panggilan Kedua ke Lukas Enembe, Polda Papua Siagakan 1.800 Personel

1.800 personel polisi disiagakan mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat setelah KPK mengeluarkan panggilan kedua ke Lukas Enembe