Film The Witches Diprotes karena Menstigma Difabel

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Poster film The Witches.

    Poster film The Witches.

    TEMPO.CO, Jakarta - Warner Bros memproduksi film baru berjudul The Witches yang diangkat dari novel karya Rald Dahl. Film ini menuai kritik dari komunitas difabel karena dianggap menstigmatisasi penyandang disabilitas fisik.

    "Film tersebut cukup memberikan stigma buruk terhadap penyandang disabilitas fisik tangan dan kaki," ujar komedian Alex Broker yang juga difabel tangan dan kaki, kepada BBC, Kamis 5 November 2020. Dalam film yang dibintangi Anne Hathaway, karakter penyandang disabilitas digambarkan sebagai penyihir jahat dengan tangan dan kaki yang berbeda serta tak berfungsi.

    Perwakilan Warner Bros menyatakan keprihatinan dan kesedihan mendalam bila film tersebut mengecewakan difabel. Dalam sebuah pernyataan resmi, Warner Bros tidak bermaksud mencari perhatian penonton dengan karakter yang tidak biasa atau dilebih-lebihkan. "Tidak ada satupun manusia di dunia ini yang merepresentasikan karakter The Witches seperti dalam film itu," tulis Warner Bros seperti yang dikutip BBC.

    Cuplikan Film The Witches/ANTARA

    Film karya sutradara Robert Zemeckis ini merupakan film layar lebar kedua yang mengangkat cerita Dahl. Film sebelumnya juga menceritakan kisah tentang penyihir yang disegmentasikan untuk penonton anak atau keluarga. Dalam novel asli Dahl, The Witches digambarkan memiliki karakter fisik tinggi dengan jari tangan berkuku tajam. Sang penyihir juga digambarkan tidak beralas kaki.

    Dalam film The Witches ini, Anne Hathaway berperan sebagai penyihir tertinggi dan beberapa penyihir lainnya digambarkan memiliki tangan berjari tiga dengan bentuk bulat dan lonjong. Setelah diluncurkan melalui platform digital bulan lalu, film ini langsung menuai kritik dari warganet. Di media sosial, terutama Instagram, beredar tagar Not a Witches.

    Alex Broker mengatakan, film ini dianggap memberikan stigma buruk lantaran banyak orang yang tidak memiliki jari lengkap. "Banyak anak dan remaja pembaca novel Dahl yang memiliki jari tiga. Padahal keadaan fisik ini biasa dimiliki oleh orang di sekitar kita," kata Broker.

    Baca juga:
    Symbrachydactyly, Ragam Disabilitas pada Jari Tangan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada Generalized Anxiety Disorder, Gangguan Kecemasan Berlebihan

    Generalized Anxiety Disorder (GAD) adalah suatu gangguan yang menyerang psikis seseorang. Gangguannya berupa kecemasan dan khawatir yang berlebih.