Uni Eropa Kembangkan Aplikasi Kota Inklusi untuk Difabel Mental Intelektual

Ilustrasi difabel. Shutterstock

TEMPO.CO, Jakarta - Institute for Research on Well-being Policies atau Poliwelfare University of Valencia, Spanyol, bekerjasama dengan Uni Eropa mengembangkan aplikasi pengampu bagi penyandang disabilitas mental intelektual. Aplikasi bernama Mind Inclusion 2.0 ini bertujuan memudahkan aksesibilitas di kota agar ramah bagi difabel mental intelektual.

Aplikasi Mind Inclusion 2.0 sudah tersedia di Google Play Store dalam lima bahasa. Isinya, memberikan petunjuk sederhana tentang fasilitas kota yang dapat diakses penyandang disabilitas mental intelektual. "Difabel mental intelektual kerap kesulitan saat mengakses tempat umum," ujar Jordi Garcés Ferrer, Direktur The Institute of Poliwelfare seperti dikutip dari News Medical. Net, Rabu 16 September 2020.

Selain bertujuan mengaktifkan peran dan partisipasi difabel mental intelektual, Mind Inclusion 2.0 juga dibuat untuk memudahkan pekerja sosial, pendidik, dan pendamping difabel mental intelektual. Informasi yang tersedia di aplikasi ini diharapkan memiliki manfaat inklusi yang berkelanjutan.

Para peneliti mengembangkan Mind Inclusion 2.0 berdasarkan pengalaman dan pertukaran metode pembelajaran di antara organisasi penyandang disabilitas mental intelektual di Uni Eropa. Dengan menggunakan aplikasi Mind Inclusion 2.0, difabel mental intelektual diharapkan dapat lebih mandiri dan memiliki kompetensi digital yang lebih baik.

Aplikasi Mind Inclusion 2.0 dioperasikan secara sederhana melalui telepon seluer. Aplikasi ini memberikan pilihan sederhana dan dapat digunakan oleh penyandang disabilitas dengan keterbatasan kognitif. Contoh, aplikasi ini membantu difabel mental intelektual menemukan faslitas rekreasi yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Aplikasi Mind Inclusion 2.0 tersedia dalam bahasa Spanyol, Inggris, Italia, Prancis, dan Lituavi. Dalam beberapa bulan mendatang, aplikasi Mind Inclusion 2.0 akan diuji di Kota Catarroja berkolaborasi dengan balai kota dan asosiasi masyarakat perkotaan.






Jelang Setahun Invasi ke Ukraina, Uni Eropa Akan Terapkan Sanksi Baru terhadap Rusia

13 jam lalu

Jelang Setahun Invasi ke Ukraina, Uni Eropa Akan Terapkan Sanksi Baru terhadap Rusia

Uni Eropa berencana menampar Rusia dengan sanksi baru menjelang peringatan setahun invasi Moskow ke Ukraina


Harga Minyak Dunia Diprediksi Melemah Hari Ini, Begini Kata Analis

14 jam lalu

Harga Minyak Dunia Diprediksi Melemah Hari Ini, Begini Kata Analis

Harga minyak dunia diperkirakan melemah di rentang US$ 74,00 hingga US$ 78,50 per barel dalam perdagangan hari ini, Jumat, 3 Februari 2023.


Polda Papua Barat Tangkap 5 Tersangka Lagi Pembakar Perempuan Difabel

2 hari lalu

Polda Papua Barat Tangkap 5 Tersangka Lagi Pembakar Perempuan Difabel

Polda Papua Barat membantah korban sebagai pelaku penculikan anak dan menyebut tuduhan tersebut hoaks.


Tiga Orang Ditikam Pisau di Dekat Markas Uni Eropa Brussels

3 hari lalu

Tiga Orang Ditikam Pisau di Dekat Markas Uni Eropa Brussels

Seorang pria melakukan penyerangan dengan pisau di stasiun metro di Brusel, Belgia dekat markas Uni Eropa Tiga orang terluka.


BPJS Ketenagakerjaan Buka Lowongan Kerja untuk Difabel, Simak Penjelasannya

6 hari lalu

BPJS Ketenagakerjaan Buka Lowongan Kerja untuk Difabel, Simak Penjelasannya

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS Ketenagakerjaan sedang membuka lowongan kerja hingga 29 Januari 2023.


Uni Eropa Cari Cara Kurangi Masuknya Imigran Ilegal

6 hari lalu

Uni Eropa Cari Cara Kurangi Masuknya Imigran Ilegal

Uni Eropa mulai ruwet karena imigran ilegal mulai membanjiri Benua Biru itu.


Uni Eropa Ingin Pulangkan Lebih Banyak Imigran ke Negara Asal

8 hari lalu

Uni Eropa Ingin Pulangkan Lebih Banyak Imigran ke Negara Asal

Uni Eropa tengah menguatkan koordinasi di dalam blok tersebut untuk dapat mengirim lebih banyak orang tanpa hak suaka di Eropa kembali ke negara asal mereka termasuk Irak.


Duta Besar Vincent Piket: Tidak Ada Diskriminasi Minyak Sawit

9 hari lalu

Duta Besar Vincent Piket: Tidak Ada Diskriminasi Minyak Sawit

Uni Eropa menegaskan tidak ada diskriminasi minyak sawit, di tengah meningkatnya tensi dengan Indonesia dan Malaysia.


Krisis Politik, Bulgaria Umumkan Pemilihan Kelima dalam Dua Tahun

9 hari lalu

Krisis Politik, Bulgaria Umumkan Pemilihan Kelima dalam Dua Tahun

Bulgaria telah diguncang ketidakstabilan politik sejak protes antikorupsi pada 2020.


Ketika Kepiting Salju Arktik Jadi Rebutan Norwegia dan Latvia

9 hari lalu

Ketika Kepiting Salju Arktik Jadi Rebutan Norwegia dan Latvia

Tuntutan Latvia dizinkan menangkan kepiting salju di Arktik, Norwegia, bisa berbuntut pada pembagian hak penambang minyak dan mineral.