Aktivis Difabel Bantu Pemulihan Siswi SMP Korban Perundungan

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi anak korban bully/risak. Shutterstock.com

    Ilustrasi anak korban bully/risak. Shutterstock.com

    TEMPO.CO, Semarang - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggandeng aktivis difabel untuk membantu pemulihan siswi difabel dari SMP Muhammadiyah Butuh yang mengalami perundungan.

    Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah, Jumeri mengatakan pemerintah memastikan trauma yang dialami siswi tersebut tertangani dengan baik. "Penanganan ini penting agar korban tetap semangat belajar," kata Jumeri di Semarang.

    Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah, dia melanjutkan, meminta agar korban beristirahat hingga benar-benar pulih. Untuk pelaku perisakan yang juga masih berstatus pelajar, Jumeri mengatakan, dinas pendidikan tetap melakukan pemantauan selama proses hukum berjalan.

    Jumeri berharap aktivis difabel yang dilibatkan dalam pemulihan bagi korban dapat memberikan pendampingan psikis dan memotivasi siswi tersebut. Hingga kini, korban perisakan belum mau diajak bicara oleh orang asing.

    Seorang aktivis sekaligus pegiat Rumah Difabel Semarang, Noviana Dibyantari, sempat melakukan identifikasi korban perundungan ke Kabupaten Purworejo bersama tim. "Kami melakukan penampingan dengan mengajak berdialog, menghibur korban, sampai menemui pelaku," kata dia.

    Dari kasus ini, Noviana Dibyantari menjelaskan, dia melihat ada pembiaran, ketidakdisiplinan, dan ketiadaan figur yang baik, sehingga terjadi peristiwa itu. "Harus ada sentuhan revolusi mental yang kuat kepada anak-anak untuk masa depan," kata dia.

    Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berencana memperbaiki sistem pendidikan untuk mencegah terulangnya kasus serupa. Perundungan terhadap siswi difabel di SMP Muhammadiyah Butuh, Purworejo, menjadi momentum untuk memperbaiki suatu sistem pendidikan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.