Universitas Ini Punya Unit Khusus Layani Mahasiswa Difabel

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi mahasiswa wisuda. shutterstock.com

    Ilustrasi mahasiswa wisuda. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Banjarmasin - Teman difabel yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi tak perlu khawatir tentang aksesibilitas mereka di kampus. Sebuah perguruan tinggi di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Universitas Lambung Mangkurat atau ULM menyediakan unit khusus untuk melayani mahasiswa difabel.

    Divisi yang bernama Unit Layanan Difabel ini berisi relawan yang bertugas membantu mahasiswa berkebutuhan khusus. "Kami membuka kesempatan yang sama kepada putra-putri Indonesia untuk mendapatkan pendidikan tinggi, termasuk kawan-kawan dengan keterbatasan yang memenuhi persyaratan akademis bisa kuliah di ULM," kata Wakil Rektor I Bidang Akademik Universitas Lambung Mangkurat, Aminuddin Prahatama Putra di Banjarmasin, Rabu 11 September 2019.

    Aminuddin mengatakan Universitas Lambung Mangkurat merupakan satu-satunya perguruan tinggi di Kalimantan yang memiliki layanan khusus difabel. Dengan begitu, segala keperluan mahasiswa penyandang disabilitas akan dibantu melalui unit tersebut, sehingga mereka merasa nyaman belajar. "Keberadaan unit layanan difabel menyadarkan kita bahwa teman-teman disabilitas juga punya hak dan kewajiban yang sama," tutur dia.

    Sebab itu, Aminuddin berharap, para orang tua tak perlu khawatir atau berkecil hati dengan anak-anak mereka, terutama yang berkebutuhan khusus. Penyandang disabilitas, menurut dia, juga butuh pengetahuan dan mampu mengukir prestasi di bidang masing-masing.

    Pada tahun akademik 2019-2020, Universitas Lambung Mangkurat menerima delapan mahasiswa difabel. Mereka terdiri dari tunanetra, low visiaon, tuli, dan autistik. Selain menyediakan Unit Layanan Difabel, Aminuddin berjanji memperbaiki berbagai fasilitas penunjang pendidikan untuk mahasiswa difabel.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.