Tempat Rehabilitasi Sosial Terbaik untuk Anak Disabilitas

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dua model anak disabilitas mengenakan busana rancangan Tommy Hilfiger. Untuk pakaian anak, Tommy Hilfiger lebih banyak bereksplorasi dengan corak yang lebih ceria seperti bintang-bintang dan bentuk hati. boredpanda.com

    Dua model anak disabilitas mengenakan busana rancangan Tommy Hilfiger. Untuk pakaian anak, Tommy Hilfiger lebih banyak bereksplorasi dengan corak yang lebih ceria seperti bintang-bintang dan bentuk hati. boredpanda.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Proses rehabilitasi anak dengan disabilitas tidak bisa dicampur dengan rehabilitasi untuk difabel dewasa. Direktur Rehabilitasi Sosial Anak, Kementerian Sosial, Kanya Eka Santi mengatakan pemerintah berupaya memindahkan rehabilitasi sosial anak dengan disabilitas ke organisasinya.

    "Tentunya dengan proses rehabilitasi pada keluarga terlebih dulu," kata Kanya Eka Santi di acara diskusi publik 'Para Pengejar Mimpi ISIS' di Ruang dan Tempo, Selasa 9 Juli 2019. Proses rehabilitasi anak dengan disabilitas tentu berbeda dibanding pemulihan penyandang disabilitas dewasa.

    Kepala Balai Rehabilitasi Sosial Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus atau BRSAMPK Handayani, Kementerian Sosial, Neneng Heriani mengatakan rehabilitasi sosial terhadap anak membutuhkan pendekatan yang lebih komprehensif. "Proses rehabilitasi sosial anak memerlukan intervensi dari psikolog, sosiolog, pekerja sosial, dan pakar pendidikan," kata dia.

    Saat ini Kementerian Sosial memiliki 19 Balai Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas yang tersebar di seluruh Indonesia. Balai rehabilitasi sosial itu terdiri dari 3 Balai Besar Rehabilitasi, yaitu Balai Besar Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Fisik di Solo, Jawa Tengah; Balai Besar Rehabilitasi Penyandang Disabilitas Sensori di Bandung, Jawa Barat; dan Balai Besar Rehabilitasi Penyandang Disabilitas Intelektual di Cibinong, Jawa Barat.

    "Sisanya sebanyak 16 balai rehabilitasi sosial tersebar di seluruh Indonesia, seperti Gorontalo, Bandung, dan beberapa wilayah lainnya," ujar Kanya Eka Santi. Dengan dipisahnya proses rehabilitasi anak disabilitas dengan difabel dewasa, maka balai rehabilitasi sosial penyandang disabilitas hanya menerima penyandang disabilitas dewasa.

    Baca: 6 Tips Parenting Mengatasi Tantrum Anak Multi Disabilitas


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?