Rabu, 17 Oktober 2018

Membuktikan Keajaiban Makeup buat Wanita Difabel

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Acara makeup class Lipstick untuk Difabel, di Harlequin Bistro, Jakarta Selatan, Minggu 16 September 2018 (Tempo/Astari P Sarosa)

    Acara makeup class Lipstick untuk Difabel, di Harlequin Bistro, Jakarta Selatan, Minggu 16 September 2018 (Tempo/Astari P Sarosa)

    TEMPO.CO, Jakarta - Gerakan Lipstick untuk Difabel membuka kelas makeup untuk 20 penyandang tunadaksa wanita. Tunadaksa adalah seseorang yang memiliki anggota tubuh yang tidak sempurna, bukan pada pancaindranya.

    Baca juga:
    Beauty Vlogger Disabilitas Laninka Siamiyono: Makeup Terapiku

    Pendiri gerakan Lipstick untuk Difabel yang juga beauty vlogger, Laninka Siamiyono ingin menunjukkan kalau semua orang bisa tampil cantik dan meningkatkan kepercayaan diri mereka. Laninka Siamiyono yang menderita Rheumatoid Arthritis ini menemukan rasa percaya diri dari makeup dan ingin membantu wanita disabilitas lainnya.

    Diawali dengan gerakan 1.000 lipstik untuk teman disabilitas, gerakan Lipstick untuk Difabel ini dilanjutkan dengan praktik merias wajah melalui kelas kecantikan. Mengandeng makeup artist Jennifer Tan atau dikenal dengan nama Meica, gerakan Lipstik untuk Difabel ini mengajarkan cara menggunakan makeup sehari-hari.

    “Bisa jalan atau enggak, semua orang berhak merasa cantik,” ujar Laninka Siamiyono di Harlequin Bistro Kemang, Jakarta Selatan, Minggu, 16 September 2018. Kelas makeup gratis ini juga memberikan perlengkapan makeup dari berbagai merek ternama, seperti Lamica, LT Pro, By Lizzie Parra, Lavielash, dan lainnya, kepada peserta yang hadir.

    Makeup arist Jennifer Tan atau Meica saat mengisi kelas makeup Lipstick untuk Difabel di Harlequin Bistro, Jakarta Selatan, Minggu 16 September 2018 (Tempo/Astari P Sarosa)

    Bagi peserta yang tidak berhijab, rambut mereka juga bisa dibentuk supaya menarik. “Aku senang sekali bisa belajar makeup. Acara ini membuat kami merasa tidak lebih rendah dari yang lain. Terima kasih banyak,” kata Mercy, seorang peserta yang hadir.

    Puluhan peserta kelas makeup Lipstik untuk Difabel belajar menggunakan foundation, menerapkan kontur, highlight, eyeshadow, eyeliner, alis, bulu mata palsu, dan lipstik, Mereka juga memperoleh banyak tips dan bebas mengajukan pertanyaan terkait cara makeup untuk aktivitas sehari-hari.

    Acara makeup class Lipstick untuk Difabel, di Harlequin Bistro, Jakarta Selatan, Minggu 16 September 2018 (Tempo/Astari P Sarosa)

    Makeup artist Meica berharap kalau siapapun bisa tampil lebih percaya diri melalui makeup. “Karena makeup bisa menambah kecantikan wanita sehingga meningkatkan rasa percaya diri. Makeup sangat membantu,” tutur Meica.

    Artikel lainnya:

    Gerakan 1000 Lipstik sampai Makeup Class untuk Teman Difabel


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin dan Suap Izin Meikarta

    KPK menetapkan Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin sebagai tersangka dugaan kasus suap izin proyek pembangunan Meikarta. Ini sekilas fakta kasus itu.