Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

UKDW Yogyakarta Desain Kursi Roda Tenaga Baterai Lepas Pasang

Peserta diskusi program apresiasi
Peserta diskusi program apresiasi "Mobility Champions 2022" di Prime Plaza Hotel Yogyakarta, 3 Januari 2023. FOTO/Pito Agusti Rudiana
Iklan

TEMPO.CO, Yogyakarta - Tak sekadar mengajak difabel pengguna kursi roda bisa mandiri, Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta juga tengah merancang kursi roda adaptif yang bisa membuat penggunanya memperluas radius jelajahnya. Yakni mendesain kursi roda bertenaga baterai tanpa membuat atau membeli kursi roda baru atau pun menambah komponen.

Kursi Roda Lepas Pasang

“Cukup memasang baterai pada kursi roda yang sudah dipakai itu. Kalau ingin kembali manual, tinggal lepas baterai,” kata Kepala Laboratorium Desain Inklusi UKDW, Winta Adhitia Guswara kepada Tempo usai acara program apresiasi Mobility Champions 2022 di Prime Plaza Hotel Yogyakarta, 3 Januari 2023.

Pemasangan baterai pada kursi roda secara lepas pasang itu yang membedakan dengan desain kursi roda elektrik lainnya. Untuk merealisasikannya, Tatang, panggilan akrab Dosen Jurusan Desain Produk Fakultas Arsitektur dan Desain UKDW itu menjelaskan, tahun 2020, UKDW membentuk unit yang diberi nama Detachable Electric Drive for Wheelchair.

Unit ini terdiri dari ahli desain, IT, dan kedokteran. Gagasan ini lahir dengan mengadopsi Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai untuk Transportasi Jalan. Kursi roda yang semula dikayuh secara manual dengan tangan, nantinya bisa digerakkan dengan baterai.

“Untuk pengisian daya listrik bisa di tempat-tempat yang ada colokan listriknya,” kata Tatang.

5 Model Kursi Roda Adaptif Dibuat

Sejak 2020, unit ini telah membuat lima model kursi roda adaptif bermotor dengan tenaga baterai. Kemudian pada 2022 mendapat hibah pendanaan dari Dikti. Desain-desain itu telah diujicobakan melalui kerja sama dengan United Cerebral Palsy Roda untuk Kemanusiaan (UCPRUK). Dengan daya baterai 48 Volt bisa melajukan kursi roda selama 3 jam sejauh 6-8 kilometer. Model ini mengandalkan pengisian daya baterai di tempat-tempat yang telah disediakan.

“Jadi ada proses desain produk dan IT. Untuk IT meliputi desain aplikasi untuk informasi pengecekan daya, kecepatan, dan lokasi-lokasi tempat pengecasan baterai,” kata Tatang.

Proses pengembangan IT akan difokuskan pada 2023. Sekaligus menerapkannya dalam model 6 dan 7. Model ini pun dirancang tidak hanya pengecasan baterai, tetapi juga bisa menukarkan baterainya di tempat-tempat yang ada. 

Bahan Baku Kursi Roda Mudah Dicari

Yang menarik, bahan-bahan baku desain ini bisa diperoleh di toko-toko lokal. Pembuatannya mengandalkan kerja sama dengan bengkel-bengkel mitra, seperti bengkel las dan bubut. Hanya baterai dan motornya yang mesti didatangkan dari Cina dengan total sekitar Rp6,5 juta per unit. Nantinya, produk ini akan diperbanyak dengan menggandeng industri besar. Sedangkan pendistribusian akan diserahkan kepada UCPRUK. “Saat ini, kami sedang proses mematenkan,” ungkap Tatang.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Namun ada kegelisahan yang mengganjalnya, karena hingga kini kursi roda tak masuk dalam indeks spesies dari alat transportasi. Ini berbeda dengan sepeda, becak, maupun kereta dorong yang masuk dalam klasifikasi kendaraan tak bermotor yang digerakkan tenaga manusia. Sementara kursi roda yang disebut bukan alat transportasi, tetapi secara prinsip merupakan sarana mobilitas bagi penggunanya yang digerakkan juga dengan tenaga manusia.   

“Mengapa kursi roda tidak (masuk)? itu pertanyaan besar kami,” kata Tatang.

Dampaknya, kursi roda tak pernah masuk dalam indeks-indeks pembangunan apapun, termasuk pembangunan infrastrukturnya. Tatang mencontohkan, saat pemerintah membangun trotoar tidak mempertimbangkan pemasangan ram untuk pengguna kursi roda atau pun guidence block bagi difabel netra. 

“Perlu ada advokasi untuk mendorongnya masuk dalam regulasi. Kalau tidak, desain teknologi apapun pada kursi roda akan terhambat,” ujar Tatang.

PITO AGUSTIN RUDIANA

Baca:  6 Juta Penyandang Disabilitas Tak Punya Kursi Roda

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik Tempo.co Update untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram lebih dulu.

Iklan




Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.




Video Pilihan


Poltekpar Lombok Buka Kesempatan Difabel Tuna Rungu Kuliah Pariwisata

3 hari lalu

Kampus Poltekpar Lombok. TEMPO/Supriyantho Khafid
Poltekpar Lombok Buka Kesempatan Difabel Tuna Rungu Kuliah Pariwisata

Sampai awal 2023, Poltekpar Lombok memiliki 1.019 orang mahasiswa aktif.


Teknologi Bluetooth Membuat Difabel Ini Berjalan Lagi

10 hari lalu

Neuroscience Research. Foto: Health Innovation Manchester.
Teknologi Bluetooth Membuat Difabel Ini Berjalan Lagi

Gert-Jan Oksam, penyandang difabel keterbatasan gerak dapat berjalan kembali ketika menjalani operasi penanaman implan di batang otaknya.


Rudal Israel Hancurkan Rumah Lima Bersaudara Difabel di Jalur Gaza

20 hari lalu

Najah Nabhan, ibu dari lima saudara kandung Palestina yang cacat, yang diperintahkan oleh tentara Israel untuk meninggalkan apartemen mereka sebelum bangunan tempat tinggal mereka dibom oleh Israel dalam pertempuran Israel-Gaza baru-baru ini, duduk di tengah puing-puing bangunan di utara Jalur Gaza 15 Mei 2023. REUTERS/Mohammed Salem
Rudal Israel Hancurkan Rumah Lima Bersaudara Difabel di Jalur Gaza

Rumah di jalur Gaza itu memiliki segala fasilitas untuk para difabel, termasuk toilet khusus, tempat tidur khusus dan kursi roda, kini semua lenyap.


Pesan David Jacobs untuk Anak-anak Difabel: Jangan Malu, Jangan Rendah Diri

38 hari lalu

Petenis meja Indonesia, David Jacobs, menggigit medali emasnya setelah mengalahkan wakil Cina, Liao Han, dalam babak final tenis meja putra TT10 Asian Para Games 2018 di Ecovention, Ancol, Jakarta, Selasa, 9 Oktober 2018. ANTARA
Pesan David Jacobs untuk Anak-anak Difabel: Jangan Malu, Jangan Rendah Diri

David Jacobs sudah tidak asing di kalangan pencinta tenis meja Indonesia. Prestasinya terukir di level nasional dan internasional.


Kronologi WNA Difabel di Bali Akhirnya Dapatkan Alkes Kencing yang Sebelumnya Ditahan Bea Cukai

58 hari lalu

Bea Cukai Ngurah Bali menyerahkan paket berisi alat kesehatan kepada seorang warga negara Finlandia setelah sempat tertahan karena aturan larangan dan pembatasan impor alat kesehatan di Denpasar, Bali, Sabtu, 8 April 2023. ANTARA/HO-Bea Cukai Ngurah Rai
Kronologi WNA Difabel di Bali Akhirnya Dapatkan Alkes Kencing yang Sebelumnya Ditahan Bea Cukai

WNA difabel asal Finlandia viral lantaran kesulitan mengambil kiriman alkes karena barang itu ditahan oleh Bea Cukai Bali. Begini kronologinya.


Beasiswa S2 Kominfo, Penyandang Disabilitas Berkesempatan Perdalam Ilmu TIK

9 Maret 2023

Sekretaris Badan Litbang SDM Kementerian Kominfo, Haryati disela-sela acara Sosialisasi Beasiswa S2 Dalam dan Luar Negeri Kominfo 2023 di Palembang. TEMPO/Parliza Hendrawan
Beasiswa S2 Kominfo, Penyandang Disabilitas Berkesempatan Perdalam Ilmu TIK

Kominfo mencatat ada 2.800 alumni beasiswa ini dan beberapa diantaranya dari penyandang disabilitas.


Kepesertaan Pekerja Informal di BPJS Ketenagakerjaan Masih Rendah, Apa Sebabnya?

23 Februari 2023

Ilustrasi BPJS Ketenagakerjaan. TEMPO/Tohy Hartawan
Kepesertaan Pekerja Informal di BPJS Ketenagakerjaan Masih Rendah, Apa Sebabnya?

Dirut BPJS Ketenagakerjaan mengatakan kepesertaan pekerja informal di lembaga yang dipimpinnya saat ini terbilang masih rendah. Apa sebabnya?


Aplikasi Layanan Disabilitas Karya Mahasiswa Difabel UGM Raih Juara di Bangkok

7 Februari 2023

Aplikasi Layanan Ramah Disabilitas Buatan Mahasiswa Difabel UGM Raih Perak di IPITEX Bangkok. Doc: UGM
Aplikasi Layanan Disabilitas Karya Mahasiswa Difabel UGM Raih Juara di Bangkok

Mahasiswa UGM membuat aplikasi yang dikembangkan untuk membantu mendukung mobilitas penyandang disabilitas dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.


Polda Papua Barat Tangkap 5 Tersangka Lagi Pembakar Perempuan Difabel

1 Februari 2023

Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Adam Erwindi merilis 17 DPO dalam peristiwa penyerangan Posramil Kisor Maybrat Papua Barat. Foto/Hans Arnold Kapisa
Polda Papua Barat Tangkap 5 Tersangka Lagi Pembakar Perempuan Difabel

Polda Papua Barat membantah korban sebagai pelaku penculikan anak dan menyebut tuduhan tersebut hoaks.


BPJS Ketenagakerjaan Buka Lowongan Kerja untuk Difabel, Simak Penjelasannya

28 Januari 2023

Nasabah melakukan pencairan dana Jaminan Hari Tua (JHT) di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sudirman, Jakarta, Selasa, 15 Februari 2022. Para nasabah pun memilih menarik dana JHT sebelum aturan tersebut resmi berlaku. TEMPO/Tony Hartawan
BPJS Ketenagakerjaan Buka Lowongan Kerja untuk Difabel, Simak Penjelasannya

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS Ketenagakerjaan sedang membuka lowongan kerja hingga 29 Januari 2023.