Arti dan Sejarah Hari Bahasa Isyarat Internasional

Anggota Pusat Bahasa Isyarat Indonesia menunjukan gambar ilustrasi isyarat yang terdapat pada bahasa isyarat di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat (13/04). TEMPO/Dasril Roszandi

TEMPO.CO, Jakarta -Hari ini, 23 September, merupakan Hari Bahasa Isyarat Internasional. Tanggal 23 September diperingati setiap tahun di seluruh dunia sebagai pelestarian bahasa isyarat bagi kalangan tunarungu atau tuli guna mewujudkan hak asasi mereka.

Mengutip laman Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), peringatan ini mengacu pada hari pembentukan World Federation of The Deaf, yakni perserikatan dari 135 asosiasi tunarungu atau tuli. Federasi yang dibentuk pada 23 September 1951 ini mewakili 70 juta hak asasi tunarungu atau tuli di seluruh dunia.

Hari Bahasa Isyarat Internasional diakui PBB berdasarkan Resolusi A/RES/72/161 yang disponsori oleh Permanent Mission of Antigua and Barbuda untuk PBB, bersama 97 Negara Anggota PBB dan diadopsi berdasarkan konsensus pada 19 Desember 2017.

Hari Bahasa Isyarat Internasional pertama kali dirayakan pada tahun 2018 sebagai bagian dari  Pekan Internasional Tuna Rungu dan sejak itu berkembang menjadi gerakan global dan advokasi bersama untuk meningkatkan kesadaran akan masalah yang dihadapi tunarungu dalam kehidupan sehari-hari mereka.

Mengutip laman World Federation of The Deaf, tema peringatan Hari Bahasa Isyarat Internasional tahun ini bertajuk "Sign Languages Unite Us". World Federation of The Deaf mengadakan acara "Blue Light for Sign Languanges”. Kegiatan tersebut bertujuan mengajak masyarakat dunia untuk menyoroti rumah dan bangunan dengan cahaya berwarna biru pada tanggal 23 September 2022.

Blue Light for Sign Languanges merupakan komitmen dari World Federation of The Deaf untuk mendukung bahasa isyarat dan menunjukkan solidaritas komunitas tunarungu di seluruh dunia.

HATTA MUARABAGJA
Baca juga : Beda Bahasa Isyarat, Bagaimana Komunitas Tuli Antarnegara Berkomunikasi? 

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung.






Berdansa di Depan Umum, Pasangan Muda Iran Dipenjara Masing-masing 10,5 Tahun

1 hari lalu

Berdansa di Depan Umum, Pasangan Muda Iran Dipenjara Masing-masing 10,5 Tahun

Keduanya tidak diperkenankan mendapat pembelaan hukum oleh pemerintahan Iran.


Jokowi Akui 12 Pelanggaran HAM Berat, LPSK: Korban Butuh Bantuan Medis hingga Psikologis

16 hari lalu

Jokowi Akui 12 Pelanggaran HAM Berat, LPSK: Korban Butuh Bantuan Medis hingga Psikologis

LPSK menyatakan pemerintah harus melalukan pemulihan dan memberikan bantuan kepada para korban pelanggaran HAM berat yang telah diakui Jokowi.


Laporan Human Rights Watch: Jokowi Kesampingkan HAM Demi IKN

22 hari lalu

Laporan Human Rights Watch: Jokowi Kesampingkan HAM Demi IKN

Jokowi dianggap HRW, tidak berbuat banyak untuk membela HAM sepanjang 2022, sebab administrasinya terlalu fokus membangun Ibu Kota Negara (IKN)


Dianggap Pelanggar HAM, Rajapaksa Bersaudara Dilarang Masuk Kanada

23 hari lalu

Dianggap Pelanggar HAM, Rajapaksa Bersaudara Dilarang Masuk Kanada

Kanada adalah yang pertama menargetkan Rajapaksa bersaudara dalam sanksi internasional menyusul pelanggaran HAM di Sri Lanka


Mantan Direktur HRW Tak Menang Fellowship karena Pernah Kritik Israel

27 hari lalu

Mantan Direktur HRW Tak Menang Fellowship karena Pernah Kritik Israel

Mantan Direktur Eksekutif Human Rights Watch (HRW), ditolak mendapatkan fellowship dari Kennedy School karena pernah mengkritik Israel.


Adik Wiji Thukul Sebut Sipon Bukan Sekadar Istri Aktivis

27 hari lalu

Adik Wiji Thukul Sebut Sipon Bukan Sekadar Istri Aktivis

Wahyu Susilo, adik Wiji Thukul, menyebut Sipon bukan sekadar istri aktivis, melainkan aktivis itu sendiri.


Apa Itu Penyelesaian Pelanggaran Hak Asasi Manusia Nonyudisial?

28 hari lalu

Apa Itu Penyelesaian Pelanggaran Hak Asasi Manusia Nonyudisial?

Alih-alih mengadili pelaku pelanggaran hak asasi manusia (HAM), metode ini justru menekankan pemulihan korban melalui berbagai bantuan materiel.


Alasan Tuli Dinilai Lebih Baik daripada Tuna Rungu

44 hari lalu

Alasan Tuli Dinilai Lebih Baik daripada Tuna Rungu

Tuli harus dituliskan dengan menggunakan huruf kapital 'T' lantaran merujuk pada sebuah identitas kelompok.


Asyiknya Bermain Tebak Kata Sekaligus Belajar Bahasa Isyarat

44 hari lalu

Asyiknya Bermain Tebak Kata Sekaligus Belajar Bahasa Isyarat

Pengenalan bahasa isyarat pemula yang cukup mengasyikkan ini dapat dilakukan hanya dalam waktu setengah jam saja.


PBB Dorong RI Perbaiki HAM di ASEAN, Terutama Myanmar

45 hari lalu

PBB Dorong RI Perbaiki HAM di ASEAN, Terutama Myanmar

PBB terbuka untuk bekerja sama dalam menguatkan bangunan HAM yang dimiliki oleh ASEAN, wilayah di mana kebebasan mendasar tertindas.