Menteri Risma Luncurkan Program Indonesia Mendengar, Difabel Dapat Ponsel Plus

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Menteri Sosial Tri Rismaharini memantau langsung penyaluran bantuan sosial tunai dan bansos beras di Kampung Bugisan, Pekalongan Utara (27/7)

    Menteri Sosial Tri Rismaharini memantau langsung penyaluran bantuan sosial tunai dan bansos beras di Kampung Bugisan, Pekalongan Utara (27/7)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah memberikan sejumlah alat pengampu kepada difabel dalam program Indonesia Mendengar. Alat bantu tersebut berupa ponsel pintar dengan close caption, sepeda motor roda tiga, tongkat adaptif, alat bantu dengar, dan peluit.

    Pemerintah melalui Kementerian Sosial menyalurkan berbagai alat pengampu tadi kepada penyandang disabilitas melalui 28 balai rehabilitas sosial di seluruh Indonesia. "Jadi anak-anak ini memegang smartphone supaya bisa mengikuti apa yang saya sampaikan. Mereka bisa membaca di sini (ponsel), kemudian mereka dapat mengikuti, meski mereka tidak mendengar," kata Menteri Sosial Tri Rismaharini dalam peluncuran program Indonesia Mendengar di Bale Endah, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu, 8 Januari 2022.

    Ponsel pintar yang dimaksud Risma memiliki fitur pengubah suara menjadi tulisan yang dapat dibaca oleh difabel Tuli atau Rungu. Dengan begitu, difabel Tuli atau Rungu dapat memahami apa yang disampaikan pembicara apabila dalam sebuah acara tidak tersedia juru bahasa isyarat. "Kalau tidak ada penerjemah dan berada di mana saja, kamu bisa mengetahui dan mendengar apa yang dibicarakan seseorang melalui ponsel ini," kata Risma.

    Selain memberikan ponsel pintar, beberapa penyandang disabilitas sensorik pendengaran juga mendapat peluit. Menurut Risma, peluit tersebut dapat digunakan saat difabel terjebak dalam kondisi darurat dan harus meminta pertolongan kepada orang di sekitar mereka.

    Risma akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat supaya merespons jika mendengar suara peluit yang ditiup oleh penyandang disabilitas. "Itu artinya, ada yang membutuhkan pertolongan segera," katanya. Bukan hanya difabel, Risma juga memberikan peluit tersebut kepada para lansia apabila terjebak dalam kondisi darurat, seperti banjir, kebakaran, dan bencana lainnya.

    Kementerian Sosial menyerahkan alat pengampu untuk penyandang disabilitas ini dalam tiga program. Pertama, melalui peluncuran program Indonesia Mendengar; kedua, program Indonesia Melihat; dan ketiga, program Indonesia Melangkah.

    Baca juga:
    Risma Gandeng Organisasi Penyandang Disabilitas Benahi Data Difabel

    Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik Tempo.co Update untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram lebih dulu.


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah dan KPU Putuskan Pemilu Serentak 14 Februari 2024, Begini Jadwalnya

    Pemilu 2024 akan digelar pada 14 Februari 2024. KPU telah membuat rancangan tahapan dan jadwal pemilu meliputi pemilhan Presiden, DPR, DPRD, dan DPD.