Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Menteri Sosial Risma Harap Sekolah Umum Sediakan Kuota Lebih untuk Siswa Difabel

image-gnews
Menteri Sosial Tri Rismaharini
Menteri Sosial Tri Rismaharini
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Sosial Tri Rismaharini berharap sekolah umum dapat memberikan kesempatan yang lebih besar bagi siswa dengan disabilitas untuk menempuh pendidikan inklusif. Risma mengatakan, salah satunya mimpinya untuk anak berkebutuhan khusus adalah kehidupan yang lebih inklusif di mana pun berada.

"Ini mimpi saya. Misalkan ada penyandang disabilitas Netra, tetapi dia ingin bersekolah di sekolah umum, maka saya minta diberikan kesempatan kepada mereka supaya bisa sekolah di manapun mereka ingin," kata Risma saat membuka acara peringatan Hari Disabilitas Internasional 2021 di Kementerian Sosial pada Rabu, 1 Desember 2021. Risma menjelaskan, tugas pemerintah dan lembaga pendidikan adalah menyediakan fasilitas dan akses yang dibutuhkan siswa difabel untuk menempuh pendidikan di sekolah umum.

Sebelumnya pada 20 Februari 2020, Presiden Joko Widodo menandatangani Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2020 tentang Akomodasi yang Layak untuk Peserta Didik Penyandang Disabilitas. Dalam peraturan tersebut, akomodasi yang layak bagi peserta didik dengan disabilitas bertujuan menjamin terselenggara dan terfasilitasi pendidikan untuk peserta didik penyandang disabilitas oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Jaminan fasilitas pendidikan ini berlaku di semua jalur, jenjang, dan jenis pendidikan, baik inklusi maupun khusus. Dalam pasal 3 peraturan teknis tercantum, pemerintah pusat dan daerah setidaknya memfasilitasi akomodasi yang layak bagi peserta didik berupa menyediakan dukungan anggaran atau pendanaan, menyediakan sarana dan prasarana, menyediakan pendidik dan tenaga kependidikan, serta menyediakan kurikulum.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Risma juga menyampaikan, penyandang disabilitas perlu mendapat kesempatan agar dapat membuktikan prestasi mereka. Sebagai warga negara yang setara, difabel memiliki hak dan kewajiban yang sama dengan masyarakat lainnya. "Mulai sekarang kita gaungkan bahwa mereka sama. Punya hak dan kewajiban yang sama sebagai sesama anak bangsa," kata Risma.

Baca juga:
7 Anggota Komisi Nasional Disabilitas Terpilih Akan Dilantik Sore Nanti

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik Tempo.co Update untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram lebih dulu.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Jokowi Klaim Aksi Tanam Pohon Langkah Konkret Hadapi Perubahan Iklim

12 jam lalu

Presiden Jokowi menan pohon bersama warga dan pelajar di Embung Anak Munting, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Selasa, 5 Desember 2023. (Foto: Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jokowi Klaim Aksi Tanam Pohon Langkah Konkret Hadapi Perubahan Iklim

Jokowi menyebut kegiatan penanaman pohon tersebut akan terus dilakukan secara bersama-sama di seluruh Tanah Air.


Risma Kenang Sosok Doni Monardo: Sangat Baik dan Suka Menanam

1 hari lalu

Prosesi pemakaman mantan Kepala BNPB Letjen (purn) Doni Monardo di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta, Senin, 4 Desember 2023. TEMPO/ Febri Angga Palguna
Risma Kenang Sosok Doni Monardo: Sangat Baik dan Suka Menanam

Risma juga menceritakan memiliki kesamaan hobi dengan Doni Monardo, yaitu suka menanam pohon.


Kilas Balik Hari Difabel Internasional yang Diperingati Setiap 3 Desember

2 hari lalu

Penyandang disabilitas menghadiri acara peringatan Hari Disabilitas Internasional di Plaza Barat Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa, 3 Desember 2019. Peringatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang disabilitas, menghilangkan stigma terhadap penyandang disabilitas, memberikan dukungan untuk meningkatkan kemampuan serta kesejahteraan difabel. ANTARA
Kilas Balik Hari Difabel Internasional yang Diperingati Setiap 3 Desember

Pada 3 desember, seluruh dunia memperingati Hari Difabel Internasional.


Ketika KCIC Perkenalkan Whoosh sebagai Transportasi Massal Ramah Disabilitas

2 hari lalu

Sejumlah penyandang disabilitas yang tergabung dalam Motor Disable Federation (Modif) Indonesia mencoba kereta cepat Whoosh pada Ahad, 3 Desember 2023. ANTARA/HO-PT KCIC
Ketika KCIC Perkenalkan Whoosh sebagai Transportasi Massal Ramah Disabilitas

mengenalkan kereta cepat Whoosh sebagai salah satu moda transportasi baru di Indonesia yang ramah untuk semua kalangan, termasuk pada penyandang disab


Tim Bandung-Singapura Garap Buku Audio Visual untuk Anak Berkebutuhan Khusus di Dunia

2 hari lalu

Cover buku audio visual untuk anak-anak dengan spektrum autis dan disabilitas netra. (Dok.Tim)
Tim Bandung-Singapura Garap Buku Audio Visual untuk Anak Berkebutuhan Khusus di Dunia

Buku audio visual Where is the Yellow Paint? tidak diperjual belikan tapi bisa diperoleh anak berkebutuhan khusus dengan mengakses di laman khusus.


25 Perempuan Difabel Terpilih di Yogyakarta Dapat Pelatihan Usaha

2 hari lalu

Suasana pelatihan bagi para perempuan penyandang disabilitas Daerah Istimewa Yogyakarta di Kantor Perwakilan DPD DIY. Pemberdayaan Usaha Kecil Menengah para difabel bertajuk
25 Perempuan Difabel Terpilih di Yogyakarta Dapat Pelatihan Usaha

Peserta perempuan difabel yang telah terpilih mendapatkan pelatihan berupa pembelajaran pengembangan UKM.


Anak 12 Tahun Pelaku Pelecehan Terhadap Bocah Kelas 2 SD Sudah Diserahkan ke Dinsos, Pernah Jadi Korban Pelecehan

3 hari lalu

Ilustrasi pelecehan seksual pada anak perempuan. Shutterstock
Anak 12 Tahun Pelaku Pelecehan Terhadap Bocah Kelas 2 SD Sudah Diserahkan ke Dinsos, Pernah Jadi Korban Pelecehan

Anak pelaku pelecehan terhadap bocah kelas 2 SD itu disebut anak berkebutuhan khusus dan pernah menjadi korban pelecehan.


Rocky Gerung Sebut Kasusnya Sudah di Kejaksaan, Kapuspen Kejagung: Belum Ada Penetapan Tersangka

7 hari lalu

Rocky Gerung hadiri sidang pleidoi Haris Azhar di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Senin, 27 November 2023. TEMPO/Desty Luthfiani.
Rocky Gerung Sebut Kasusnya Sudah di Kejaksaan, Kapuspen Kejagung: Belum Ada Penetapan Tersangka

Rocky Gerung mengatakan laporan PDIP sudah dicabut tapi ada berita kalau Bareskrim Polri masih memeriksa saksi kasus itu.


Hadir di Sidang Haris Azhar, Rocky Gerung: Kasus Saya Sudah di Kejaksaan

7 hari lalu

Rocky Gerung hadiri sidang pleidoi Haris Azhar di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Senin, 27 November 2023. TEMPO/Desty Luthfiani.
Hadir di Sidang Haris Azhar, Rocky Gerung: Kasus Saya Sudah di Kejaksaan

Rocky Gerung mengungkap perkembangan kasus pencemaran nama baik Presiden Joko Widodo yang dialamatkan kepada dirinya.


Kritik IKN Tak Selaras dengan Tujuan, Anies Baswedan Tak Lanjutkan IKN bila Terpilih?

11 hari lalu

Anies Baswedan dalam acara Diskusi dan Diseminasi Mahasiswa Jawa Timur untuk Negeri di DBL Arena, Graha Pena, Surabaya, Rabu, 22 November 2023. TEMPO/Reno Eza Mahendra
Kritik IKN Tak Selaras dengan Tujuan, Anies Baswedan Tak Lanjutkan IKN bila Terpilih?

Anies Baswedan tampaknya tak setuju dengan proyek pembangunan Ibu Kota Nusantara atau IKN. Terbaru, capres nomor urut dua ini menyebut pembangunan IKN tak sejalan dengan tujuan.