Ada Kursi Roda Penyandang Cerebral Palsy dengan Mesin Penggerak Tenaga Surya

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi penyandang disabilitas atau difabel. Shutterstock

    Ilustrasi penyandang disabilitas atau difabel. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Kursi roda menjadi alat pengampu yang vital bagi penyandang disabilitas. Sebuah kursi roda yang digunakan sehari-hari harus nyaman dan aman, sekaligus jika bisa ramah lingkungan. Saat ini ada kursi roda juga mengadopsi teknologi yang ramah lingkungan melalui penggunaan energi alternatif tenaga surya.

    "Kami membuat kursi roda ini untuk pengguna dengan kecepatan rendah sampai sedang, yaitu kurang dari delapan kilometer per jam," kata pengguna kursi roda elektrik bertenaga surya, Dennis Waldren, seperti dikutip dari kanal YouTube United Cerebral Palsy and Global Partner Solar Panel Wheel Chair Competition, pada Selasa, 21 September 2021.

    Panel surya yang digunakan untuk baterai kursi roda ini memiliki kapasitas 6 w/m voltase dan memerlukan durasi pengisian sekitar 10 jam sampai penuh. Menurut Waldren, lamanya pengisian tenaga ini tidak berbeda jauh dengan baterai listrik. Kursi roda dengan mesin penggerak bertenaga surya ini juga dilengkapi beberapa fitur pengampu. Misalkan roda yang dapat diatur fleksibilitasnya ketika harus menghadapi medan yang tidak rata dan navigasi di tempat umum yang dapat diakses pengguna kursi roda.

    Teknologi kursi roda dengan mesin penggerak bertenaga surya ini dikembangkan oleh peneliti Universitas Virginia, Amerika Serikat. Mereka meraih juara pertama dalam kompetisi teknologi dan desain kursi roda bagi penyandang Cerebral Palsy pada 2019.

    Para peneliti menambahkan tempat colokan USB untuk mengisi baterai ponsel. Kursi roda tidak hanya didesain sesuai dengan tubuh penggunanya, tapi juga dibuat dari bahan ringan, sekaligus dapat menampung beban 24 kali lipat berat badan penggunanya. "Demi keamanan, kursi roda ini dilengkapi sinyal yang terkoneksi dengan kontak darurat pusat kesehatan atau pusat mitigasi terdekat yang dapat diaktifkan saat penggunanya megalami kecelakaan" kata Waldren.

    Baca juga:
    3 Tantangan yang Dihadapi Difabel Kursi Roda


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Yang Perlu Diketahui Tentang Kemenangan Indonesia di Thomas Cup 2020

    Kemengan Jonatan Christie di Thomas Cup 2020 menandai kemenangan Tim Merah Putih. Sejumlah catatan ditorehkan oleh regu yang menang atas Cina ini.