Teknologi Pencetakan 3D Menunjang Performa Atlet Paralimpiade Tokyo 2021

Denise Schindler, atlet sepeda paralimpik/adidas

TEMPO.CO, Jakarta - Salah satu teknologi yang memperlancar aksi para atlet Paralimpiade Tokyo 2021 adalah 3D printing atau teknologi pencetakan tiga dimensi. Beberapa produk yang dapat dihasilkan antara lain sarung tangan, kaki atau tangan palsu, hingga alat tanding yang nyaman dipakai.

"Acara besar seperti Paralimpiade Tokyo bisa menjadi ajang pengembangan teknologi bagi atlet, pelatih, desainer, engineer, hingga peneliti teknologi olahraga untuk meningkatkan performa atlet, salah satunya melalui 3D Printing," kata James Novak, Peneliti Senior untuk Teknologi Olahraga dari The University of Queensland, seperti dikutip dari The Conversation, Jumat 3 September 2021.

Novak mencontohkan, atlet triathlon paralimpiade asal Inggris, Joe Townsend menggunakan teknologi pencetakan tiga dimensi untuk membuat sarung tangan. Townsend menggunakan sarung tangan itu untuk mengayuh kursi roda di atas medan yang berbeda. "Untuk berlatih, Townsend menggunakan sarung tangan yang lebih lembut. Saat bertanding, dia menggunakan bahan yang lebih tebal dan kaku," katanya.

Beberapa atlet lain juga menggunakan teknologi pencetakan tiga dimensi untuk membuat organ tubuh yang dapat menunjang laga mereka. Artinya, produk tiga dimensi dibuat bukan hanya untuk kenyamanan, melainkan juga kekuatan.

Misalkan kaki prostetik yang digunakan pesepeda paralimpiade asal Jerman, Denise Schindler. Pada 1960, Denise Schindler adalah pesepeda paralimpiade pertama yang menggunakan kaki palsu terbuat dari hasil pencetakan teknologi tiga dimensi berbahan fiber polikarbonat.

"Menurut penelitian, fiber polikarbonat hasil pencetakan tiga dimensi ini dapat menghasilkan energi tambahan sebesar 1.000 newton saat melakukan gerakan mengayuh dan dapat menopang berat hingga di atas 100 kilogram," tulis Novak. Tak hanya fiber polikarbonat, bahan seperti detanium juga dapat diproses melalui teknologi pencetakan tiga dimensi.

Detanium bermanfaat dalam pembuatan lengan prostetik, seperti yang digunakan atlet paralimpiade Selandia Baru, Anna Grimaldi. Dengan lengan prostetik detanium, Grimaldi dapat mencengkeram beban hingga 50 kilogram dengan aman.

Agar pencetakan tiga dimensi memberikan hasil maksimal, teknologi ini harus digunakan bersamaan dengan ilmu terapan lainnya. Contoh, pemindaian tiga dimensi yang menjadi bagian penting dari proses desain. Harus presisi, fungsional, sekaligus memenuhi unsur estetika karena proses pencetakan tiga dimensi menggunakan koleksi foto saat membentuk tiruan tubuh atlet.

THE CONVERSATION | PARALYMPIC TOKYO

Baca juga:
Leani Ratri / Khalimatus Sadiyah Raih Emas Paralimpiade, Jokowi Beri Selamat






IHSG Menguat di Sesi Pertama Hari Ini, Samuel Sekuritas: Sektor Teknologi Terbang Tinggi

1 hari lalu

IHSG Menguat di Sesi Pertama Hari Ini, Samuel Sekuritas: Sektor Teknologi Terbang Tinggi

TEMPO.CO, Jakarta- PT Samuel Sekuritas Indonesia melaporkan Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG menguat di sesi pertama perdagangan hari ini. Indeks menutup sesi di level 6.885 atau naik 0,33 persen, lebih tinggi dari level penutupan pada Rabu, 1 Februari 2023 yang angkanua 6.862,2.


Atlet Ukraina Kecewa Rusia Diizinkan Bertanding Lagi di Level Dunia

6 hari lalu

Atlet Ukraina Kecewa Rusia Diizinkan Bertanding Lagi di Level Dunia

Vladyslav Heraskevych menilai pengorbanan atlet Rusia belum sebanding dengan pengorbanan atlet Ukraina yang kehilangan rumah dan keluarga.


IOC Izinkan Atlet Rusia Ikut Bertanding di Kompetisi Asia

8 hari lalu

IOC Izinkan Atlet Rusia Ikut Bertanding di Kompetisi Asia

IOC tengah mencari opsi bagi atlet Rusia dan Belarusia untuk bisa kembali ke kompetisi internasional.


Inilah 5 Alasan Tidak Ada Jam Dinding di Hotel

9 hari lalu

Inilah 5 Alasan Tidak Ada Jam Dinding di Hotel

Banyak pengunjung yang tidak menyadari bahwa pihak hotel tidak menyediakan jam dinding di dalam kamar. Berikut beberapa alasannya.


Polda Metro Butuh Dana Hibah DKI Rp 84 Miliar untuk Pengadaan Teknologi ETLE Mobile

9 hari lalu

Polda Metro Butuh Dana Hibah DKI Rp 84 Miliar untuk Pengadaan Teknologi ETLE Mobile

Polda Metro Jaya berencana mengajukan dana hibah untuk pengadaan teknologi ETLE mobile. Nilainya mencapai Rp 84 miliar.


Mantan Sprinter Ini Dikukuhkan Jadi Guru Besar Ilmu Olahraga di Unja

14 hari lalu

Mantan Sprinter Ini Dikukuhkan Jadi Guru Besar Ilmu Olahraga di Unja

Sukendro, mantan atlet lari jarak pendek atau sprinter era 1990, dikukuhkan menjadi guru besar bidang olahraga di Universitas Jambi (Unja).


Dubes Inggris Ajak Startup dan Pelaku Ekosistem Indonesia Bertransformasi Digital

15 hari lalu

Dubes Inggris Ajak Startup dan Pelaku Ekosistem Indonesia Bertransformasi Digital

Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste berniat berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Solo dalam membangun ekosistem digital.


Ini 3 Jalan Layang Non Tol yang Dilarang Dilintasi Sepeda Motor

18 hari lalu

Ini 3 Jalan Layang Non Tol yang Dilarang Dilintasi Sepeda Motor

Polda Metro Jaya juga mempertimbangkan kondisi angin kencang atau cross wind di jalan layang non tol.


Targetkan Rp 100 Miliar dari IPO, Ini Rencana Bisnis Perusahan Teknologi Aviana

22 hari lalu

Targetkan Rp 100 Miliar dari IPO, Ini Rencana Bisnis Perusahan Teknologi Aviana

T Aviana Sinar Abadi Tbk membidik dana segar sebanyak Rp100 miliar dari aksi penawaran umum perdana saham atau IPO.


Data NHTSA: Jumlah Kematian Pejalan Kaki dan Pesepeda Naik di 2022

24 hari lalu

Data NHTSA: Jumlah Kematian Pejalan Kaki dan Pesepeda Naik di 2022

NHTSA mendesak pengemudi mobil memperhatikan orang lain di jalan, terutama pejalan kaki, pesepeda, dan pengendara motor.