Seleksi Komisi Nasional Disabilitas, Ada Peserta yang Mengintip Soal Berikutnya

Ilustrasi ujian. Dailymail.com

TEMPO.CO, Jakarta - Sebanyak 168 peserta seleksi anggota Komisi Nasional Disabilitas mengikuti ujian tertulis secara virtual pada Kamis, 26 Agustus 2021. Dalam ujian tertulis itu, peserta harus menjalani dua tahapan tes, yakni tes objektif dan membuat esai.

Direktur Rehabilitasi Sosial dan Penyandang Disabilitas, Kementerian Sosial, Eva Rahmi Kasim mengatakan ujian tertulis dimulai pukul 09.00 WIB dan para peserta mengerjakan soal selama 90 menit. "Kemudian istirahat, salat, makan, dan berlanjut dengan mengerjakan esai," kata Eva saat dihubungi Tempo, Kamis 26 Agustus 2021.

Sebelum ujian tertulis berlangsung, para peserta harus mengikuti bimbingan teknis untuk mengetahui cara mengikuti ujian. Saat bimbingan teknis berlangsung, panitia seleksi juga mengidentifikasi kebutuhan para peserta berkebutuhan khusus supaya ujian terakses.

Beberapa peserta ujian meminta pendamping dan ada pula yang mengajukan penggunaan alat berbeda dalam ujian. Salah satunya, menurut Eva, aksesibilitas untuk peserta disabilitas amputee kedua tangan yang mengetik dengan jari kaki.

Kendati panitia seleksi sudah menggelar bimbingan teknis sebanyak dua kali, Eva melanjutkan, masih ada beberapa peserta yang mencoba melanggar tata tertib ujian. "Misalkan, ada yang mencoba mengintip untuk mengetahui soal di tahap berikutnya, padahal panitia belum mengizinkan. Akhirnya waktu mengerjakan soal jadi berkurang," kata Eva Rahmi Kasim. Peserta yang melanggar tata tertib ujian akan terdeteksi otomatis dalam sistem. Dari situ, mereka langsung didiskualifikasi.

Peserta yang lulus ujian tertulis akan melewati tiga tahapan tes selanjutnya, yakni tes psikologi, wawancara, dan tes kesehatan. Melalui berbagai proses penyaringan tadi, panitia seleksi akan mendapatkan 14 nama untuk diajukan kepada presiden. Dari situ, presiden menetapkan tujuh nama anggota Komisi Nasional Disabilitas.

Undang-undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas mengamanatkan pembentukan Komisi Nasional Disabilitas berlangsung paling lambat dua tahun sejak undang-undang itu disahkan. Meski sudah melewati tenggat, pengajuan 14 nama calon komisioner Komisi Nasional Disabilitas tidak terburu-buru. "Amanat presiden itu adalah dilakukan secepatnya," kata Eva.

Baca juga:
Simak Penerapan Aksesibilitas dalam Seleksi Komisi Nasional Disabilitas






Perkuat Pengawasan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas

8 jam lalu

Perkuat Pengawasan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas

Perkuat pengawasan dan pengarusutamaan hak penyandang disabilitas dan kelompok rentan lainnya, dalam upaya bersama untuk memajukan penegakan HAM di Indonesia.


Begini Aturan Permainan Sepak Bola Amputasi

6 hari lalu

Begini Aturan Permainan Sepak Bola Amputasi

Aturan permainan sepak bola amputasi mirip dengan sepak bola pada umumnya. Namun ada beberapa perbedaan, ukuran dan jumlah pemain misalnya.


Zotero Aplikasi Pembuat Daftar Pustaka Yang terakses Bagi Difabel Netra

6 hari lalu

Zotero Aplikasi Pembuat Daftar Pustaka Yang terakses Bagi Difabel Netra

Zotero akan memudahkan difabel netro membuat daftar pustaka setelah aplikasi End Note tidak ramah digunakan untuk penyandang disabilitas penglihatan.


Diciptakan Don Bennett, Begini Sejarah Ditemukannya Sepak Bola Amputasi

6 hari lalu

Diciptakan Don Bennett, Begini Sejarah Ditemukannya Sepak Bola Amputasi

Ada sejarah unik di balik penemuan sepak bola amputasi. Cerita tersebut dialami oleh Don Bennet yang berasal dari Seattle, Amerika.


Modus Baru Peredaran Narkoba, Manfaatkan Penyandang Disabilitas Pakai Tas Selempang

7 hari lalu

Modus Baru Peredaran Narkoba, Manfaatkan Penyandang Disabilitas Pakai Tas Selempang

Polres Metro Jakarta Pusat menangkap tiga tersangka narkoba di Daan Mogot, Kota Tangerang, Banten.


Pelayat Disabilitas Membeludak di Hari Pemakaman Ratu Elizabeth II, Antrean Terakses Sampai Ditutup

8 hari lalu

Pelayat Disabilitas Membeludak di Hari Pemakaman Ratu Elizabeth II, Antrean Terakses Sampai Ditutup

Menurut laporan The Guardian, banyak manula dan pelayat disabilitas yang hadir dalam acara persemayaman Ratu Elizabeth II.


Rawat Gigi Difabel Intelektual, Dokter Ini Dipilih Buckingham Menghadiri Pemakaman Ratu Elizabeth II

8 hari lalu

Rawat Gigi Difabel Intelektual, Dokter Ini Dipilih Buckingham Menghadiri Pemakaman Ratu Elizabeth II

Pengobatan ini sejalan dengan program filantropi Ratu Elizabeth II yang khusus memelihara kesehatan penyandang disabilitas.


Penyandang Disabilitas Mental di Panti Rehabilitasi: Dipasung, Kemerdekaan Dirampas, dan Alami Pelecehan Seksual

9 hari lalu

Penyandang Disabilitas Mental di Panti Rehabilitasi: Dipasung, Kemerdekaan Dirampas, dan Alami Pelecehan Seksual

Penelusuran Perhimpunan Jiwa Sehat, para penyandang disabilitas mental ini alami pelecehan seksual dan dipasung di panti rehabilitasi.


Perhimpunan Jiwa Sehat akan Ajukan Uji Materi terhadap Pasal Pengampuan karena Langgar Aturan

12 hari lalu

Perhimpunan Jiwa Sehat akan Ajukan Uji Materi terhadap Pasal Pengampuan karena Langgar Aturan

Menurut Perhimpunan Jiwa Sehat, pasal 433 KUHPerdata muncul dari stigma lama yang diberikan kepada penyandang disabilitas mental.


Ini 5 Dokumen Penting yang Dihasilkan Presidensi G20 Ketenagakerjaan

15 hari lalu

Ini 5 Dokumen Penting yang Dihasilkan Presidensi G20 Ketenagakerjaan

Presidensi G20 Indonesia bidang ketenagakerjaan telah menyelesaikan G20 Labour and Employment Ministers Meeting (LEMM).