Presiden Erdogan: Penyandang Down Syndrome Memperkaya dan Bikin Indah Dunia

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Turki Tayyip Erdogan berpidato di depan anggota Partai AK yang berkuasa selama pertemuan di parlemen di Ankara, Turki, 23 Desember 2020. [Kantor Pers Kepresidenan / Selebaran melalui REUTERS]

    Presiden Turki Tayyip Erdogan berpidato di depan anggota Partai AK yang berkuasa selama pertemuan di parlemen di Ankara, Turki, 23 Desember 2020. [Kantor Pers Kepresidenan / Selebaran melalui REUTERS]

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyampaikan simpati kepada penyandang Down Syndrome dan keluarganya saat memperingati Hari Down Syndrome Sedunia pada 21 Maret 2021.

    Erdogan mengatakan peringatan Hari Down Syndrome Sedunia bukan hanya ditujukan secara spesifik untuk penyandangnya. "Saya mengungkapkan rasa hormat dan cinta kepada semua saudara laki-laki dan perempuan saya dengan Down Syndrome," ujar Erdogan seperti dikutip dari kantor berita Anadolu pada Senin, 22 Maret 2021.

    Di Turki, peringatan Hari Down Sindrom Sedunia mengangkat tema meningkatkan kesadaran tentang terhadap anak-anak berkebutuhan khusus. "Keberadaan mereka telah memperkaya dan memperindah dunia," tulis Erdogan dalam platform media sosial populer Turki, BiP dan Telegram.

    Tidak hanya Presiden Erdogan, Ibu Negara Turki, Emine Erdogan menghimbau semua warga Turki untuk mendukung para penyandang Down Syndrome melalui akun Twitternya. Dia menyoroti kehidupan yang inklusif bagi penyandang Down Syndrome.

    "Saya mengundang siapapun untuk memperhatikan keadaan di sekitar mengenai keberadaan saudara kita penyandang Down Syndrome supaya mereka memiliki kehidupan yang setara," tulis Emine Erdogan, dikutip dari Daily Sabah.

    Ilustrasi anak dengan down syndrome. Shutterstock.com

    Menurut organisasi sosial asal Inggris, Down Syndrome International (DSI), jenis ragam disabilitas ini merupakan bawaan lahir yang disebabkan kelainan kromosom pada gen tertentu. Kelainan genentik ini berpengaruh terhadap perkembangan intelektual dan fisik seseorang.

    Down Syndrome International mencatat sekitar 1 dari 800 anak di dunia memiliki Down Syndrome. "Sekitar 220 ribu bayi lahir setiap tahunnya dengan kondisi ini," tulis Down Syndrome International dalam situs resminya.

    Sementara Turkey's National Down Syndrome Association atau Asosiasi Down Syndrome Turki mencatat sekitar 1.500 bayi di Turki lahir dengan Down Syndrome setiap tahunnya. Adapun jumlah penyandang Down Syndrome di negara itu mencapai 100 ribu orang.

    Baca juga:
    21 Maret Peringatan Hari Down Syndrome, ADS Peniru Ulung Mudah Ikuti 3M


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lakon DPR, Jokowi, dan MK dalam Riwayat Akhir Kisah KPK

    Pada 4 Mei 2021, Mahkamah Konstitusi menolak uji formil UU KPK. Dewan Perwakilan Rakyat dan Presiden Jokowi juga punya andil dalam pelemahan komisi.