Angkie Yudistia Berbagi 5 Tips Orang Tua Difabel Berkomunikasi dengan Anak

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Angkie Yudistia bersama putrinya, Kayla Almahyra. Foto: Instagram Angkie Yudistia

    Angkie Yudistia bersama putrinya, Kayla Almahyra. Foto: Instagram Angkie Yudistia

    TEMPO.CO, Jakarta - Staf Khusus Presiden Joko Widodo, Angkie Yudistia menyampaikan tips berkomunikasi orang tua difabel dengan anak. Angkie yang seorang tuli menceritakan bagaimana dia membangun kedekatan dengan anak sehingga masing-masing dapat memahami situasi yang terjadi.

    "Ada kalanya anak tantrum dan kesal kalau (maminya) dipanggil enggak dengar, lagi ceritapun juga kayak enggak ditanggapi," tulis Angkie Yudistia di Instagram, Minggu 14 Maret 2021. Berikut tips bagi orang tua difabel pendengaran dalam membangun komunikasi dengan anak:

    1. Sentuhan
      Sampaikan kepada anak agar menyentuh orang tua saat memanggil. Tindakan ini sekaligus memberikan gambaran dan pelajaran kepada anak mengenai kondisi yang dialami orang tua. "Ini untuk menandakan bahwa maminya tidak dapat mendengar dan hanya mengerti panggilan melalui sentuhan," tulis Angkie Yudistia.

    2. Bertatap muka
      Biasakan anak bertatap muka saat bicara. Perilaku ini mengajarkan anak untuk berartikulasikan secara jelas melalui gerak bibir. "Harus saling memandang supaya tahu gerak bibir dan ekspresinya," kata Angkie Yudistia.

    3. Belajar bahasa isyarat
      Angkie Yudistia mengarahkan putrinya, Kayla Almahyra untuk belajar bahasa isyarat. Saat itu Kayla sudah lancar berbahasa Indonesia dan bahasa Inggris. "Komunikasi dilakukan sembari belajar. Jika semua kata sudah sesuai, maka bahasa isyarat mengikuti," tulis Angkie Yudistia.

    4. Orang tua dan anak sama-sama belajar
      Angkie Yudistia berharap orang tua dan anak sama-sama menikmati proses belajar satu sama lain. Menurut dia, anak yang memiliki orang tua berkebutuhan khusus akan menjadi pribadi yang lebih sabar. Musababnya, sejak kecil anak tersebut sudah belajar mengerti dan mengakomodasi kebutuhan khusus orang tuanya.

    5. Orang tua jangan baper
      Angkie Yudistia berpesan agar orang tua berkebutuhan khusus jangan mudah terbawa perasaan alias baper dengan sikap dan ucapan anak yang dianggap menyinggung. Dengan begitu, hubungan dan kesehatan mental orang tua dan anak tetap terjaga.

    Baca juga:
    Angkie Yudistia Mendorong Difabel Suka Olahraga, Ini Manfaatnya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada Generalized Anxiety Disorder, Gangguan Kecemasan Berlebihan

    Generalized Anxiety Disorder (GAD) adalah suatu gangguan yang menyerang psikis seseorang. Gangguannya berupa kecemasan dan khawatir yang berlebih.