Siswa SMA Tangerang Buat Situs Belanja Khusus Produk Karya Difabel Handycapables

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Difabel dapat menjual produk karya mereka lewat situs belanja online handycapables.com. Foto: Handycapables.com

    Difabel dapat menjual produk karya mereka lewat situs belanja online handycapables.com. Foto: Handycapables.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang siswa kelas XII SMA Pelita Harapan di Tangerang, Banten, Nathan Bradley Wangidjaja membuat sebuah situs belanja yang khusus menjual karya difabel. Situs belanja itu bernama handycapables.com.

    Nathan mengatakan pembuatan situs belanja khusus hasil karya penyandang disabilitas itu bermula saat dia menggarap tugas sekolah saat duduk di Kelas X pada 2018. Proses pembuatan situsnya memakan waktu sekitar delapan sampai sepuluh bulan. Ditambah pembaruan data dan fitur layanan sekitar empat bulan.

    Inspirasi membuat marketplace untuk penyandang disabilitas muncul ketika Nathan jalan-jalan ke Singapura. "Waktu itu saya melihat ada difabel yang butuh bantuan," kata dia. Dia ingin melakukan sesuatu untuk membantu penyandang disabilitas di Indonesia, terutama agar mandiri secara finansial.

    Nathan kemudian melirik situs belanja online. Menurut dia, memang banyak e-commerce, namun sebagian besar berorientasi profit. Sementara di Indonesia ada 37 juta penyandang disabilitas atau 14 persen dari total penduduk Indonesia. "Saya berharap handycapables.com mampu menjangkau seluruh difabel di Indonesia, dari Aceh sampai Papua," kata dia.

    Menurut Nathan, penyandang disabilitas punya kemampuan yang tak kalah dari non-difabel. Hanya saja, mereka kesulitan mendapatkan akses untuk menjual dan mempromosikan hasil karyanya. Nathan kemudian mencari difabel yang dapat diajak bekerja sama melalui sejumlah yayasan.

    Baca juga: 

    Garuda Akan Bekali Awak Kabin dengan Bahasa Isyarat untuk Layani Difabel

    Melalui yayasan pula, Nathan dapat menyampaikan apa saja yang diperlukan sebelum menjual produk secara online. Mulai dari cara memotret produk, menanggapi pesanan, metode pembayaran, sampai pengiriman. Menurut dia, tak ada persyaratan khusus untuk bergabung dengan handycapables.com, kecuali punya produk sendiri dan difabel.

    "Misi handycapables.com murni kegiatan sosial. Saya tidak mengambil untung sedikit pun," kata Nathan. "Jadi, teman-teman difabel bisa menjual produk-produknya di marketplace yang saya buat tanpa dipungut biaya alias gratis."

    Berbagai produk yang tersedia di handycapables.com antara lain tas, pot bunga, masker, dan aneka benda kerajinan lainnya. Harganya mulai puluhan sampai raturan ribu rupiah. Nathan berharap kian banyak difabel yang bergabung dan menjual produk mereka di handycapables.com agar mendukung  perekonomian penyandang disabailitas.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lakon DPR, Jokowi, dan MK dalam Riwayat Akhir Kisah KPK

    Pada 4 Mei 2021, Mahkamah Konstitusi menolak uji formil UU KPK. Dewan Perwakilan Rakyat dan Presiden Jokowi juga punya andil dalam pelemahan komisi.