Tips dari WHO Buat Pendamping dan Perawat Penyandang Disabilitas Saat Pandemi

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi difabel. Shutterstock

    Ilustrasi difabel. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO Indonesia berbagi tips untuk para pendamping atau perawat penyandang disabilitas di masa pandemi Covid-19. Sebagaimana diketahui, difabel merupakan kelompok yang rentan terinfeksi Covid-19.

    Berikut kiat dari WHO Indonesia untuk pendamping atau perawat penyandang disabilitas selama pandemi Covid-19:

    1. Rencana perawatan
      Pendamping atau perawat perlu menyusun rencana bersama penyandang disabilitas untuk memastikan kelanjutan perawatannya. Susun rencana sejak jauh hari.

      Ilustrasi penyandang disabilitas. Shutterstock

    2. Bersihkan peralatan
      Pastikan seluruh peralatan penunjang penyandang disabilitas, seperti kursi roda, tongkat penyangga, kaki palsu, tongkat putih, dan sebagainya, bersih. Bersihkan juga peralatan tersebut secara berkala serta disemprot disinfektan.

    3. Pelayanan masyarakat
      Buat dan simpan daftar pelayanan, baik dari pemerintah maupun organisasi kemasyarakatan yang relevan dengan kebutuhan penyandang disabilitas.

    Pendamping atau perawat penyandang disabilitas juga harus memperhatikan kebersihan diri dan menjaga interaksi dengan orang lain. Terapkan selalu protokol kesehatan bagi pendamping maupun difabel untuk mencegah penyebaran Covid-19.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada Generalized Anxiety Disorder, Gangguan Kecemasan Berlebihan

    Generalized Anxiety Disorder (GAD) adalah suatu gangguan yang menyerang psikis seseorang. Gangguannya berupa kecemasan dan khawatir yang berlebih.