Cara Mudah Mendeteksi Remaja Mengalami Gangguan Psikososial atau Tidak

Ilustrasi remaja. Shutterstock

TEMPO.CO, Jakarta - Gangguan psikososial pada anak dan remaja tak bisa dianggap enteng. Dalam fase ini, anak mulai mencari jati diri dan membangun karakter mereka. Informasi apapun yang diperoleh, kondisi keluarga, dan lingkungan sekitar akan membentuk kepribadian mereka.

Psikolog Klinis Rahajeng Ikawahyu dalam buku 'Panduan Perlindungan Anak dengan Gangguan Psikososial', menyebutkan beberapa perilaku yang dapat menjadi indikator gangguan tersebut pada anak dan remaja, khususnya ketika mereka berada di sekolah. Menurut Rahajeng, guru menjadi pihak yang objektif dalam mendeteksi apakah seorang anak atau remaja mengalami gangguan psikososial atau tidak.

Sudut pandang guru lebih independen ketimbang orang tua atau keluarga besar anak atau remaja tersebut di rumah. Musababnya, orang tua atau keluarga yang mengetahui tumbuh kembang anak tersebut sejak kecil beserta pola interaksi keluarga akan menganggap apapun perilaku sang anak atau remaja itu adalah lumrah.

Rahajeng mengatakan salah satu indikator anak mengalami gangguan psikososial adalah jika bila anak tidak lagi berdandan atau memakai pakaian secara layak ke sekolah. "Misalkan mereka memakai seragam yang lusuh, penampilannya masih berantakan di sana-sini, dan kotor saat ke sekolah," ujar Rahajeng dalam acara 'Sosialisasi Upaya Perlindungan Anak dengan Gangguan Psikososial' yang diinisiasi oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak pada Rabu, 14 Oktober 2020.

Rahajeng mengimbau guru jangan diam saja ketika mengetahui ada anak didiknya yang berpenampilan atau berperilaku seperti itu di sekolah. "Gejala ini dikelompokkan sebagai indikator yang wajib diperhatikan dan ditindaklanjuti oleh guru di sekolah," katanya. Musababnya, menurut dia, secara alami, remaja mengalami fase suka berdandan dan berpenampilan baik.

Ilustrasi remaja dandan. pinimg.com

"Bagi guru Bimbingan Konseling dan Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan di sekolah, satu indikator ini harus benar-benar menjadi perhatian karena merupakan indikator kuat," kata Rahajeng. Selain berpakaian tidak layak ke sekolah, perubahan sikap anak saat di kelas juga wajib menjadi perhatian. Rahajeng mencontohkan, anak yang sebelumnya aktif tiba-tiba menjadi murung dan pendiam.

Terlebih jika guru mendapati prestasi akademis anak yang biasanya bagus, kemudian turun. "Di sini guru harus memberikan perhatian atau menerapkan komunikasi khusus kepada anak tersebut," katanya. Menurut Riset Kesehatan Dasar Kementerian Kesehatan tahun 2018, prevalensi remaja kelompok umur 14 sampai 17 tahun yang mengalami gangguan psikososial mencapai 6,2 persen. Selain dapat mengancam interaksi sosial dan kesehatan jiwa remaja, gangguan psikososial juga dapat menjadi salah satu pemicu tindakan bunuh diri.

Catatan redaksi:
Jika Anda memiliki pemikiran bunuh diri atau mengetahui ada orang yang mencoba bunuh diri, segera hubungi psikolog dan psikiater terdekat. Akses laman www.intothelightid.org/cari untuk mendapatkan layanan kesehatan mental. Pertolongan pertama bagi orang dengan pemikiran bunuh diri juga dapat dibaca di www.intothelightid.org/tolong.

Untuk bantuan krisis kejiwaan atau tindak pencegahan bunuh diri juga dapat menghubungi Yayasan Pulih di nomor telepon (021) 78842580. Ada pula Hotline Kesehatan Jiwa Kementerian Kesehatan di nomor telepon (021) 500454, dan LSM Jangan Bunuh Diri di nomor telepon (021) 9696 9293.






Inilah 5 Risiko Sering Makan Junk Food bagi Anak

21 jam lalu

Inilah 5 Risiko Sering Makan Junk Food bagi Anak

Bagi anak-anak, sesekali mengkonsumsi junk food memang tidak ada salahnya. Namun, apabila sering dikonsumsi, junk food dapat merusak kesehatan anak.


Kisah Guru Disabilitas Netra Mengajar di MAN 4 Sleman

21 jam lalu

Kisah Guru Disabilitas Netra Mengajar di MAN 4 Sleman

Keterbatasan fisik tidak menyurutkan dedikasinya untuk mengemban amanah sebagai guru di MAN 4 Sleman.


Gwyneth Paltrow Terinspirasi Perjuangan Ibunya Melawan Kanker

21 jam lalu

Gwyneth Paltrow Terinspirasi Perjuangan Ibunya Melawan Kanker

Gwyneth Paltrow kagum dengan perjuangan ibunya Blythe Danner, yang mengalami kanker mulut


Hari Guru Nasional, Nadiem Sebut Kebutuhan Guru Terpenuhi Lewat Platform Ini

1 hari lalu

Hari Guru Nasional, Nadiem Sebut Kebutuhan Guru Terpenuhi Lewat Platform Ini

Platform tersebut, kata Nadiem, dibuat berdasarkan kebutuhan yang ada di lapangan, bukan berdasarkan keinginan dari Kementerian Pendidikan.


Perawatan Kulit Remaja Sederhana dalam Tiga Langkah

1 hari lalu

Perawatan Kulit Remaja Sederhana dalam Tiga Langkah

Rutinitas perawatan kulit pertama remaja sebaiknya dilakukan sesederhana mungkin, simak tiga langkah ini.


Hari Guru Nasional, Lakukan Hal Ini bersama Orang Tua dan Anak

1 hari lalu

Hari Guru Nasional, Lakukan Hal Ini bersama Orang Tua dan Anak

Di Hari Guru Nasional 2022, mari kita tunjukkan apresiasi dan penghargaan kepada orang tua dan anak dengan cara-cara sederhana berikut.


Hari Guru Nasional: Berikut Tugas dan Fungsi Guru Menurut Undang-Undang

1 hari lalu

Hari Guru Nasional: Berikut Tugas dan Fungsi Guru Menurut Undang-Undang

Hari Guru Nasional sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan upaya guru dalam mencerdaskan kehidupan calon penerus bangsa. Ini tugas dan fungsi guru.


Hari Guru Nasional 2022, Kisah Suka Duka Guru di SLB Sri Mujinab Pekanbaru

1 hari lalu

Hari Guru Nasional 2022, Kisah Suka Duka Guru di SLB Sri Mujinab Pekanbaru

Hari Guru Nasional diperingati setiap 25 November. ini kisah suka duka para guru di SLB Sri Mujinab Pekanbaru, Riau.


Kapan Sebaiknya Anak Diberikan Vaksin Polio?

1 hari lalu

Kapan Sebaiknya Anak Diberikan Vaksin Polio?

Imunisasi vaksin polio merupakan salah satu rangkaian dari vaksin dasar yang diberikan bayi sebelum berusia satu tahun.


Tips supaya Anak Picky Eater Mau Menghabiskan Makanannya

2 hari lalu

Tips supaya Anak Picky Eater Mau Menghabiskan Makanannya

Anak picky eater bisa makan makanan yang sama selama seminggu, menolak makanan baru.