Peduli Difabel Sekaligus Lingkungan, Ikuti Langkah Kosta Rika Ini

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Selamatkan Dunia dari Sampah Plastik. shutterstock.com

    Ilustrasi Selamatkan Dunia dari Sampah Plastik. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Organisasi The Costa Rican Accessible Tourism melakukan terobosan dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memenuhi aksesibilitas bagi difabel. Mereka mendaur ulang sampah plastik kemudian menjadikannya lantai pemandu di sepanjang jalur khusus difabel netra.

    Mengutip situs berita Menafn, lantai pemandu yang terbuat dari plastik daur ulang itu terpasang di sepanjang pantai wilayah Garabito. Organisasi yang fokus pada aksesibilitas bagi difabel itu menyasar destinasi wisata alam dengan menerapkan desain universal.

    Bukan cuma untuk difabel, desain universal pada berbagai fasilitas umum juga memudahkan ibu hamil, anak-anak, dan para lanjut usia dalam menggunakan sarana tertentu. The Costa Rican Accessible Tourism ini menyasar sektor pariwisata, terutama pantai, yang terakses untuk difabel karena banyaknya penyandang disabilitas di negara tersebut.

    Ilustrasi pantai. REUTERS/Edgar Su

    Survei nasional menunjukkan jumlah penyandang disabilitas berusia 18 tahun ke atas di negara yang terletak di Amerika Tengah, itu mencapai 670 ribu jiwa. Pada usia tersebut, siapapun sudah mulai leluasa dan mandiri dalam melakukan mobilitas, termasuk bagi penyandang disabilitas.

    Kosta Rika memiliki beberapa destinasi wisata pantai yang menarik. Ada Pantai Playa Jaco, Pantai Tamarindo dan pantai pasir putih di Taman Nasional Manuel Antonio. Dengan tersedianya aksesibilitas di destinasi wisata tersebut, diharapkan wisatawan difabel dapat melancong ke sana dan menikmati suasananya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Uang Djoko Tjandra untuk Gaya Hidup Jaksa Pinangki

    Tersangka kasus suap Jaksa Pinangki Sirna Malasari diduga menerima uang banyak untuk mengurus fatwa bebas Djoko Tjandra