Pemerintah Australia Kucurkan Rp 4,3 Triliun Bantu Difabel di Masa Pandemi Covid

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi difabel. Shutterstock

    Ilustrasi difabel. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Australia mengucurkan dana sebesar 400 juta dolar Australia atau sekitar Rp 4,3 triliun untuk membantu difabel di masa pandemi Covid-19. Program yang menyasar penyandang disabilitas di Australia Barat ini merupakan skema jaminan sosial penyandang disabilitas yang tercantum dalam anggaran 2020 - 2021.

    Menteri Pelayanan Hak Penyandang Disabilitas Australia, Stephen Dawson mengatakan penyaluran dana tersebut diharapkan dapat membantu difabel di masa sulit ini. "Kami sudah membahas anggaran ini mulai 8 September 2020 dan segera bisa disalurkan langsung," ujar Stephen Dawson seperti dikutip dari situs Mirage pada Senin, 7 September 2020.

    Sektor yang menjadi fokus dalam skema bantuan bagi penyandang disabilitas ini antara lain pelayanan yang menjamin kesejahteraan mereka, termasuk keluarga dan para pendamping mereka. Dana tersebut akan disalurkan secara bertahap, termasuk untuk program transisi untuk memulihkan kondisi difabel.

    Pada tahun anggaran 2018-2019, pemerintah Australia mengalokasikan dana sebesar 2,3 juta dolar Australia atau sekitar Rp 24,8 miliar untuk penyandang disabilitas. Pembiayaan ini dikucurkan dalam tiga tahap melalui program difabel dalam lingkungan kerja dan pembiayaan operasional pendampingan bagi penyandang disabilitas.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Uang Djoko Tjandra untuk Gaya Hidup Jaksa Pinangki

    Tersangka kasus suap Jaksa Pinangki Sirna Malasari diduga menerima uang banyak untuk mengurus fatwa bebas Djoko Tjandra