Ada Pusat Kebudayaan Difabel di Kampus UC Barkeley

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Pertunjukan Panggung

    Ilustrasi Pertunjukan Panggung

    TEMPO.CO, Jakarta - University of California, Berkeley atau US Barkeley menyediakan fasilitas pusat kebudayaan untuk mahasiswa difabel. Di sini mahasiswa penyandang disabilitas dapat mengekspresikan sekaligus mengapresiasi seni melalui pertunjukan dan diskusi dengan setara.

    "Di sini kami tidak khawatir dipandang aneh oleh orang-orang yang datang melihat pertunjukkan seni atau melakukan kegiatan diskusi yang tidak biasa," ujar Alena Morales, Ketua Presidium Mahasiswa Disabilitas UC Berkeley seperti dikutip dari halaman resmi UC Berkeley, Rabu 24 Juni 2020.

    Pusat kebudayaan difabel di UC Barkeley ini rencananya dibuka pada musim gugur 2020. Namun pandemi Covid-19 membuat pembukaan tempat seni itu terpaksa ditunda. Area pusat kebudayaan disabilitas ini berdekatan dengan akses bagi mahasiswa berkebutuhan khusus.

    Bangunan pusat kebudayaan difabel tersebut menempel dengan Pusat Studi Fannie Lou Hamer Black dan laboratorium disabilitas, Karen Nakamura Foundation. Ketiga bangunan ini memiliki akses dapur dan taman bersama.

    Di pusat kebudayaan ini juga tersedia staf khusus yang bertugas mendampingi dan melayani keperluan difabel. Morales menambahkan, pusat kebudayaan ini dapat dimanfaatkan sebagai tempat diskusi, pertunjukan, sekaligus menghubungan antara staf dan peserta didik disabilitas. "Kami berharap di tempat ini, sesama penyandang disabilitas tak lagi merasa terisolasi," kata Morales.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proses Pembuatan Vaksin Virus Corona Dibanding Klaim Obat Hadi Pranoto

    Hadi Pranoto mengklaim obat herbal Antibodi Covid-19 berbeda dengan vaksin virus corona. Proses pembuatan vaksin memakan waktu setidaknya 12 bulan.