Perempuan Difabel Pantang Menyerah Meraih DofE Award

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Georgia Hill pemenang Gold Duke of Edinburgh. Foto: Eastbourneherald

    Georgia Hill pemenang Gold Duke of Edinburgh. Foto: Eastbourneherald

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang perempuan difabel bernama Georgia Hill meraih Duke of Edinburgh atau DofE Award. Ini adalah program penghargaan bagi kaum muda di Inggris yang mampu membuktikan kirpah mereka di masyarakat dan menembus batas kemampuannya.

    Ada serangkaian tantangan yang harus dilalui peserta. Semakin tinggi tingkatannya, kian banyak pula aktivitas yang harus diselesaikan. Dan pada setiap tahapannya, mereka harus menorehkan hasil maksimal.

    Georgia Hill adalah difabel kursi roda berusia 21 tahun. Perempuan asal Eastbourne ini mengidap spina bifida, sebuah kondisi di mana tulang belakang tidak berkembang baik sejak dalam kandungan. Dia juga mengidap hidrosefalus, penumpukan cairan berbahaya di otak ketika masih bayi.

    "Saya mengetahui apa itu DofE Award dari teman-teman, dan saya tertarik mengikutinya," kata Georgia Hill seperti dikutip dari dari Eastbourneherald, Rabu, 15 Juli 2020. "Tapi saya tidak pernah menyangka bakal memenangkannya."

    Untuk mendapatkan Gold DofE Award, Georgia Hill harus menyelesaikan beragam tantangan, seperti aktivitas fisik, menguasai keterampilan baru, dan menjadi sukarelawan. Georgia Hill juga harus berlayar dengan perahu selama empat hari melintasi Kanal Kennet and Avon sepanjang 140 kilometer.

    Georgia Hill harus melakukan semua tugas sendiri. Mulai dari mengepak barang bawaan, menyiapkan dan memasak makanan, mengendalikan perahu, dan lainnya. Ada kalanya dia dibantu oleh anggota tim saat melakukan berbagai kegiatan. Dari situ, Georgia mendapatkan pengalaman yang mengubah cara berpikirnya.

    Dari perjalanan tersebut, Georgia Hill memiliki hobi baru dan mengenali kemampuan diri. "Gold DofE Award benar-benar mengubah pemikiran saya tentang kemandirian. Saya paham kapan harus meminta bantuan dan kapan harus mengerjakan tugas sendiri," kata dia.

    Georgia Hill mengeksplorasi hobinya sebagai disk jokey. Dia mengajukan diri sebagai relawan di salah satu stasiun radio di Eastburne. Dari situ, Georgia mendapat kesempatan menghibur pasien di rumah sakit setempat. "Saya rasa, membantu orang-orang melewati masa sulitnya adalah sesuatu yang paling saya sukai," ucap dia.

    MUHAMMAD AMINULLAH | EASTBOURNEHERALD


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proses Pembuatan Vaksin Virus Corona Dibanding Klaim Obat Hadi Pranoto

    Hadi Pranoto mengklaim obat herbal Antibodi Covid-19 berbeda dengan vaksin virus corona. Proses pembuatan vaksin memakan waktu setidaknya 12 bulan.