5 Alat Berteknologi Modern Bantu Tunanetra dan Low Vision

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi penyandang disabilitas tunanetra dan tulisan braille. ANTARA

    Ilustrasi penyandang disabilitas tunanetra dan tulisan braille. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Data Badan Kesehatan Dunia atau WHO menunjukkan terdapat 36 juta tunanetra dan 216 juta orang mengalami gangguan penglihatan atau low vision. Mereka memperoleh informasi, salah satunya melalui huruf Braille, yang diciptakan Louis Braille.

    Huruf Braille terdiri dari enam titik timbul yang dapat diraba untuk mempresentasikan alfabet, angka, notasi musik, serta simbol matematika dan ilmiah. Kini ada berbagai perkakas modern yang mengakomodasi huruf Braille dan membantu tunanetra serta low vision agar lebih mudah mendapatkan informasi.

    • Penerjemah Braille
      Peralatan BraiBook ini dapat mengubah 8.000 buku elektronik berformat PDF, ePub, dan TXT menjadi beraksara Braille atau suara. BraiBook, yang berukuran sebesar tetikus dan berbobot 145 gram, dapat menerjemahkan bahasa Inggris dan Spanyol.

      Penerjemah Braille Braibook.

      Pindahkan file buku elektronik ke media penyimpanan BraiBook yang berkapasitas 8 gigabita, tekan tombol Off, dan nyalakan kembali. Pengguna dapat mendengarkan suara atau merasakan dengan jari telunjuk huruf braille yang muncul satu per satu di area cell di ujung alat.

      Harga: Rp 6,27 juta

    • Pembaca Buku Elektronik
      Perusahaan Inggris, Bristol Braille Technology, mengklaim produknya, Canute 360, ini sebagai Kindle untuk tunanetra. Pembaca buku elektronik alias e-reader ini berdimensi 37 x 19 x 4 sentimeter dan berbobot 2,8 kilogram.

      Pembaca Buku Elektronik Canute 360.

      Dinamai Canute 360 karena layarnya akan menampilkan 360 sel atau 9 baris x 40 aksara braille. Alat ini hanya dapat membaca dokumen tipe BRF atau braille-ready file dan PEF atau portable embosser file. Baru tersedia secara pre-order di techno-vision.co.uk.

      Harga: Rp 30,93 juta

    • Kacamata Pintar
      Kacamata pintar NuEyes Pro ini diperuntukkan bagi pengguna yang kehilangan penglihatan atau berpenglihatan rendah. Kamera video autofokus beresolusi 1.080 piksel dalam alat menangkap gambar dan mengirimkannya ke dua layar Stereoscopic See-thru 720 piksel.

      Kacamata pintar NuEyes Pro.

      Pengguna mengendalikan dengan kendali jarak jauh atau perintah suara. Komputer bercip Qualcomm SnapdragonTM 805 akan mengolah tampilan, termasuk memperbesar hingga 12 kali, mengatur kontras dan warna, membaca barcode dan quick response code, serta mengenali teks asli.

      Harga: 83,5 juta

    • Sarung Tangan Pintar
      Sarung tangan pintar Avatar VR ini dapat membantu pengguna penyandang tunanetra merasakan sebuah benda yang ditampilkan di perangkat realitas virtual (virtual reality), termasuk berat benda tersebut.

      Sarung tangan pintar Avatar VR.

      Sarung tangan ini menggunakan teknologi haptic—teknologi yang menggunakan sentuhan untuk mengendalikan atau berinteraksi dengan komputer. Sarung tangan berbahan Lycra ini memiliki tujuh unit pengukuran inersia (IMU) dan satu sensor pembelokan.

      Harga: Rp 23,38 juta


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.