Aplikasi Ini Ajak Masyarakat Disabilitas Berolahraga

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyandang disabilitas melakukan pemanasan sebelum mengikuti lomba lari di pusat Jalur Gaza, 5 Desember 2019. REUTERS/Ibraheem Abu Mustafa

    Penyandang disabilitas melakukan pemanasan sebelum mengikuti lomba lari di pusat Jalur Gaza, 5 Desember 2019. REUTERS/Ibraheem Abu Mustafa

    TEMPO.CO, Jakarta - Siapa bilang masyarakat dengan disabilitas tidak bisa melakukan aktivitas fisik lagi? ReFIT Indonesia meluncurkan aplikasi program khusus bagi penyandang disabilitas di Indonesia pada pertengahan Desember 2019. ReFIT Indonesia juga telah memperkenalkan program khusus penyandang disabilitas untuk melakukan aktivitas fisik serta menciptakan gaya hidup sehat.

    CEO ReFIT Indonesia, Irawan Amanko mengatakan bahwa ReFIT Indonesia sebagai pusat kebagaran juga memiliki peran kepada para penyandang disabilitas yaitu membuat tempat fitness yang ramah akan penyandang disabilitas. "Kami memiliki program olahraga yang dirancang dan disesuaikan dengan penyandang disabilitas. Sementara untuk peralatan fitness-nya sama," kata Irawan seperti dikutip Bisnis.com pertengahan Desember lalu.

    Aplikasi untuk masyarakat disabilitas bisa berolahraga bukan hal yang baru. Di Kanada, ada aplikasi The Jooay. Aplikasi ini dikembangkan di Montreal pada 2015 setelah sekelompok orang Kanada yang memberikan perhatian lebih pada isu agar anak-anak Kanada dengan disabilitas bisa lebih aktif. Maklum, selama ini sangat sulit bagi orang tua dengan anak disabilitas menemukan fasilitas olahraga yang bisa beradaptasi dengan kondisi anak mereka.

    Selain informasi tentang aktivitas fisik, aplikasi The Jooay juga memiliki informasi tentang program-program seni dan informasi perkemahan musim panas yang bisa diikuti oleh anak dengan berkebutuhan khusus.

    BISNIS.COM | ACTIVEFORLIFE.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.