Menteri Sosial Resmikan Pembangunan Workshop Difabel di Bekasi

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Sosial Juliari Peter Batubara meresmikan pembangunan Ability Hub di kawasan Metland Cibitung, Kabupaten Bekasi, Senin, 16 Desember 2019. TEMPO | Adi Warsono

    Menteri Sosial Juliari Peter Batubara meresmikan pembangunan Ability Hub di kawasan Metland Cibitung, Kabupaten Bekasi, Senin, 16 Desember 2019. TEMPO | Adi Warsono

    TEMPO.CO, Bekasi - Menteri Sosial Juliari Peter Batubara meresmikan pembangunan Ability Hub di kawasan Metland Cibitung, Kabupaten Bekasi, Senin, 16 Desember 2019. Ability Hub adalah kompleks workshop mini untuk penyandang disabilitas.

    "Ini adalah kontribusi konkret pihak swasta dalam pembangunan sumber daya manusia yang unggul," kata Juliari di sela peletakan batu pertama pembangunan Ability Hub, Senin, 16 Desember 2019. Ability Hub dibangun di atas lahan seluas 5.000 meter persegi.

    Lahan maupun bangunan ditanggung oleh pengembang kawasan tersebut yaitu PT. Metropolitan Land (Tbk) melalui Yayasan Metropolitan Peduli (YMP). Menurut dia, penyandang disabilitas di Indonesia sekarang mencapai 21 juta orang.

    Peresmian pembangunan Ability Hub di kawasan Metland Cibitung, Kabupaten Bekasi, Senin, 16 Desember 2019. TEMPO | Adi Warsono

    Jumlah ini, kata dia, setara dengan penduduk Australia. Karena itu, butuh dukungan dari semua pihak untuk bisa memberdayakan para penyandang disabilitas. "Kalau swasta itu lebih flexibel membuat beginian (Ability Hub), beda dengan pemerintah yang ruwet karena birokrasi," ujar Juliari P. Batubara.

    Presiden Direktur PT. Metropolitan Land Tbk, Thomas J. Angfendy mengatakan, Ability Hub merupakan wadah bagi penyandang disabilitas untuk menyalurkan bakat keterampilannya. Menurut dia, pembangunan workshop tersebut ditargetkan rampung 10 bulan kedepan.

    Pembangunan Ability Hub di kawasan Metland Cibitung, Kabupaten Bekasi, Senin, 16 Desember 2019. TEMPO | Adi Warsono

    "Kami membantu penyandang disabilitas untuk menghidupi diri sendiri tanpa bergantung kepada orang lain," katanya. Bakal ada 12 orang penyandang disabilitas yang menempati workshop. Mereka telah mendapatkan pembekalan keterampilan dari Balai Besar Kementerial Sosial RI. "Nantinya kami akan melatih mereka menjadi pengusaha, memproduksi barang, lalu kami akan membantu pemasaran hasil produksinya," ujar dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.