Kaesang Pangarep Akan Isi Hari Disabilitas Internasional

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo atau Jokowi (tengah) menghadiri Peringatan Hari Disabilitas Internasional Tahun 2018 di Bekasi, Jawa Barat, Senin, 3 Desember 2018. ANTARA

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi (tengah) menghadiri Peringatan Hari Disabilitas Internasional Tahun 2018 di Bekasi, Jawa Barat, Senin, 3 Desember 2018. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Hari Disabilitas Internasional diperingati setiap tanggal 3 Desember. Untuk tahun ini, Kementerian Sosial akan menggelar acara bertema 'Indonesia Inklusi, Disabilitas Unggul' mulai Senin, 25 November sampai Selasa, 3 Desember 2019.

    Direktur Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Kementerian Sosial, Margowiyono mengatakan Hari Disabilitas Internasional wajib diperingati setiap tahun dengan menunjukkan perkembangan yang lebih baik untuk kesejahteraan penyandang disabilitas. "Sesuai dengan amanat Presiden Joko Widodo bahwa perhatian pemerintah dalam kurun lima tahun ke depan diprioritaskan pada pembangunan sumber daya manusia yang unggul," kata Margowiyono di Jakarta, Senin 18 November 2019.

    Puncak acara peringatan Hari Disabilitas Internasional HDI diadakan di Plaza Barat Gelora Bung Karno. Pada kesempatan itu, Margowiyono mengatakan, akan hadir Kaesang Pangarep, putra bungsu Presiden Jokowi. 3 Desember 2019. "Dia tertarik untuk ikut karena isu disabilitas ini menurutnya sangat penting," ujar Margowiyono.

    Ketua Panitia Hari Disabilitas Internasional 2019, Adjat Sudrajat mengatakan peringatan tahun ini akan diikuti sekitar 3.000 penyandang disabilitas. Mereka juga akan berpartisipasi dengan memamerkan hasil produk keterampilan, wirausaha, dan karya seni.

    "Ada kopi gratis buatan tunanetra, pameran, dan penampilan dari teman-teman tunanetra," kata Adjat yang juga Ketua Ikatan Tunanetra Muslimin Indonesia. Kementerian Sosial menyiapkan 60 stan gratis yang dapat digunakan untuk memamerkan berbagai produk penyandang disabilitas. Ada pula enam stan khusus bagi pengunjung yang ingin merasakan pengalaman disabilitas.

    Ketua Umum Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Gufroni Sakaril mengatakan Hari Disabilitas Internasional merupakan momentum sukacita bagi penyandang disabilitas karena peringatannya dibarengi dengan kemajuan yang lebih baik bagi penanganan disabilitas.

    "Hari Disabilitas Internasional wajib diperingati setiap tahun karena bertujuan mendukungan dan memperhatikan penyandang disabilitas," ujar Gurfoni seraya menambahkan bahwa Indonesia telah memperingati Hari Disabilitas Internasional sejak 1996.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti UN, dari Ujian Negara hingga Kebijakan Nadiem Makarim

    Nadiem Makarim akan mengganti Ujian Nasional dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Gonta-ganti jenis UN sudah belangsung sejak 1965.