Ashley Volion, Pemenang Kontes Putri Kursi Roda Amerika Serikat

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Miss Wheelchair asal Louisiana, Ashley Volion memenangkan kontes Miss Wheelchair Peagant 2019 di Amerika Serikat. Foto: Theadvocate

    Miss Wheelchair asal Louisiana, Ashley Volion memenangkan kontes Miss Wheelchair Peagant 2019 di Amerika Serikat. Foto: Theadvocate

    TEMPO.CO, Jakarta - Kontes putri sejagat tak hanya mengangkat perihal kecantikan. Di Amerika Serikat, ada kontes kontes perempuan dengan disabilitas yang mengedepankan aktivitas advokasi, pencapaian kemampuan berkomunikasi, serta presentasi mengenai pengembangan dunia disabilitas.

    Baca: Sosok Wakil Presiden Argentina Gabriela Michetti Berkursi Roda

    Salah satu kontes itu adalah Miss Wheelchair Peagant atau Kontes Putri Kursi Roda. Terdapat 27 perempuan pengguna kursi roda yang mengikuti kontes ini. Dari semua kontestan, Miss Wheelchair asal Louisiana, Ashley Volion terpilih menjadi Putri Kursi Roda Amerika Serikat.

    "Miss Wheelchair Amerika akan mengemban tugas memperjuangkan hak 64 juta penyandang disabilitas di Amerika," ujar Ashley Volion, Miss Wheelchair Amerika 2019 seperti dikutip dari The Advocate, Selasa 25 Juni 2019. Penilaian peran serta Ashley Volion dalam gerakan advokasi untuk disabilitas sudah dilakukan sejak Desember 2018.

    Ashley Volion dianggap berperan sebagai pembela hak penyandang disabilitas di lembaga kemitraan sosial tingkat negara bagian hingga nasional. Penyandang gelar master di bidang Sosiologi dari University of Illinois ini memaparkan konsep penerimaan dan kesetaraan bagi difabel. "Penyandang disabilitas bukan entitas yang berbeda, namun yang membuat mereka berbeda adalah interaksi dan komunikasi sosial, yang kemudian membudaya di masyarakat," ujar Volion.

    Ashley Volion juga mengkampanyekan pentingnya konsep pendanaan bagi pelayanan penyandang disabilitas di rumah atau komunitas. Dengan begitu, upaya pendampingan bagi penyandang disabilitas akan tepat sasaran. "Sebab semua sesuai dengan yang dibutuhkan masing-masing individu," ujarnya.

    Baca juga: Siswa SMA di Amerika Bikin Kursi Roda untuk Balita

    Dengan terpilihnya Ashley Volion sebagai Putri Kursi Roda Amerika Serikat, maka dia berhak berbicara dan memperoleh akses jejaring di bidang bisnis dan legislatif. Perjuangannya juga akan dibukukan dan dijadikan strategi perencanaan bagi pemberdayaan penyandang disabilitas. "Bagi saya, titik terpenting bukan pada kontesnya, melainkan pesan yang ingin disampaikan," kata Volion.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?