Difabel Tak Kasat Mata Perlu Punya Buku Khusus Kesehatan

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi penyandang disabilitas atau difabel. Shutterstock

    Ilustrasi penyandang disabilitas atau difabel. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Kondisi difabel bisa diketahui secara kasat mata dan tak kasat mata. Penyandang disabilitas netra dan daksa misalnya bisa diketahui dengan kasat mata. Sedangkan insan tuli, penyandang disabilitas mental dan intelektual, belum tentu bisa diketahui dengan mata telanjang.

    Baca: Pendidikan Inklusif Tak Cuma untuk Siswa Difabel, tapi Juga Guru

    Pemerintah Irlandia menerbitkan buku kesehatan bagi difabel tak kasat mata untuk melakukan cek kesehatan di rumah sakit. Buku kesehatan tersebut berisi identitas pribadi dan keterangan medis yang memuat pelayanan kesehatan apa saja yang pernah dilakukan atau dibutuhkan.

    "Paspor khusus ini sebenarnya berfungsi menunjukkan keberadaan penyandang disabilitas mental intelektual yang tidak terlihat ragam disabilitasnya dan mereka mendapatkan layanan yang diperlukan," ujar dokter kepala bidang pelayanan dan perawatan di Rumah Sakit Letterkenny, Irlandia, Siobhan O’haalloram, seperti yang dikutip dari Irish Health, Kamis 20 Juni 2019.

    Selain dapat menunjukkan kondisi penyandang disabilitas mental dan intelektual, buku kesehatan tersebut juga berguna bagi petugas asuransi dalam menangani kebutuhan pasien. Musababnya, sejumlah pasien dengan disabilitas mental dan intelektual kesulitan memaparkan kondisi kesehatan mereka.

    Buku kesehatan yang diluncurkan melalui tayangan video yang meniru beberapa adegan di film Mision Impossible, ini sempat berada di bawah pengawasan Fakultas Kesehatan Letterkenny University dan Sligo University selama dua tahun.

    Baca juga: 
    Jangan Ajukan 10 Pernyataan Berikut kepada Penyandang Disabilitas

    Pemerintah Irlandia menunjuk seorang penyandang disabilitas down syndrome, Paul Gallen Jnr sebagai duta buku kesehatan tersebut. Paul Gallen Jnr mengkampanyekan pentingnya kesadaran setiap orang bahwa di sekitar mereka ada penyandang disabilitas yang terlihat seperti non-disabilitas.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Upaya Pemerintah Mengolah Sampah Menjadi Bahan Baku PLTSa

    Pemerintah berupaya mengurangi persoalan sampah dengan cara mengolahnya menjadi energi penggerak PLTSa di duabelas kota di Indonesia.