Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Rizky Harta Cipta, Tunanetra Termuda Jadi Doktor Ilmu Hukum

image-gnews
Rizky Harta Cipta, tunanetra termuda peraih gelar doktor ilmu hukum bersama istrinya, Norma Juwita. Facebook
Rizky Harta Cipta, tunanetra termuda peraih gelar doktor ilmu hukum bersama istrinya, Norma Juwita. Facebook
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Senin 11 Maret 2019, gelar doktor di bidang ilmu hukum dari Universitas Padjadjaran resmi diraih oleh Rizky Harta Cipta. Dalam usia 36 tahun, Rizky menjadi doktor tunanetra ke-10 di Indonesia dan doktor ilmu hukum tunanetra ke dua setelah Komisioner Komnas HAM, Saharuddin Daming.

Baca: Guru Jarimatika Tunanetra Sulap Bungkus Kopi Jadi Tas Keren

"Disertasi saya mengenai hukum kontrak Indonesia dalam paradigma wanprestasi dengan tindakan melawan hukum. Saya menilai ada kesenjangan antara law in book dengan law in action mengenai wanprestasi dan tindakan melawan hukum pada hukum bisnis Indonesia," ujar Rizky Harta Cipta kepada Tempo, Rabu 27 Maret 2019. Rizky yang menempuh pendidikan doktoralnya selama 3 tahun ini meraih predikat cumlaude.

Kemampuan melihat Rizky menurun saat duduk di kelas IV sekolah dasar. Meski begitu, dia tetap menempuh pendidikan di sekolah umum hingga berhasil lulus Ujian Masuk Perguruan Tinggi Negeri atau UMPTN tahun 2002 dengan kualifikasi siswa umum. "Untungnya soal-soal boleh dibacakan oleh pendamping saat ujian," kata Rizky. Pria satu anak itu kemudian kuliah strata satu di Universitas Padjadjaran, Bandung, Jawa Barat.

Suami dari Norma Juwita menceritakan tak mudah menempuh pendidikan dalam waktu yang tepat di tengah keterbatasan. Untuk membaca materi kuliah misalnya, banyak yang tidak tersedia dalam versi digital. Untuk menyiasatinya, Rizky memindai setiap halaman materi kuliah agar terbaca oleh program pembaca layar di laptopnya.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Kegiatan memindai materi kuliah ini menjadi tantangan besar karena perlu kesabaran dan harus meluangkan waktu yang cukup lama. Ketika mengikuti kegiatan perkuliahan di kelas, Rizky merekam apa yang dijelaskan oleh dosennya.

Sehari-hari Rizky bekerja sebagai konsultan hukum sekaligus pelatih hukum kontrak di beberapa perusahaan multi-nasional. Dia juga menangani beberapa kasus perdata di pengadilan. Seluruh klien Harta Cipta and Partners tak pernah mempermasalahkan kondisi disabilitas Rizky. "Bagi saya, yang penting proses dan hasil kerja sesuai dan profesional," kata dia.

Baca juga: Pertuni Klarifikasi Hoax Template Surat Suara Tunanetra

Lektor Pembina dan Associate Professor dari Universitas Pendidikan Indonesia, Didi Tarsidi mengatakan Rizky adalah seorang tunanetra yang berkompeten di bidangnya. "Hanya ada dua doktor hukum tunanetra di Indonesia, yaitu Doktor Saharuddin Daming dan Doktor Rizky Harta Cipta," kata Didi yang pernah menjabat Ketua Dewan Pengurus Pusat Persatuan Tunanetra Indonesia atau DPP Pertuni.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Transportasi Inklusif Bikin Penyandang Disabilitas Kini Bisa Mudik dengan Nyaman

9 hari lalu

Yesi Purnomowati, 48 tahun, peserta Mudik Ramah Anak dan Disabilitas (MRAD) 2024 pada Minggu, 7 April 2024. Sumber: Suci Sekar | TEMPO
Transportasi Inklusif Bikin Penyandang Disabilitas Kini Bisa Mudik dengan Nyaman

Kementerian Perhubungan dan BSI memfasilitasi penyandang disabilitas untuk mudik dengan nyaman.


Kemensos Berikan Gelang Khusus Disabilitas

12 hari lalu

Kemensos Berikan Gelang Khusus Disabilitas

Penyandang disabilitas sering kali menghadapi risiko yang tinggi dalam kehidupan sehari-hari.


Asal Mula Hari Peduli Autisme Sedunia, Memahami Orang-orang dengan Spektrum Autisme

13 hari lalu

Seorang pengunjung melihat sejumlah lukisan karya penyandang autisme saat pameran karya seni Art for Autism di Atrium Grand City, Surabaya, Selasa (2/4). Pameran untuk memperingati Hari Autisme Sedunia  ini sebagai salah satu bentuk kepedulian terhadap penyandang autisme dan juga sebagai kampanye menolak diskriminasi terhadap penyandang autisme. TEMPO/Fully Syafi
Asal Mula Hari Peduli Autisme Sedunia, Memahami Orang-orang dengan Spektrum Autisme

Hari Peduli Autisme Sedunia diperingati setiap 2 April untuk meningkatkan kesadaran tentang Gangguan Spektrum Autisme (ASD)


Heru Budi Ajak Penyandang Disabilitas Ngabuburit Naik MRT

21 hari lalu

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono usai meninjau Instalasi Jaringan Distribusi Air PAM di Kelurahan Kebon Kosong di Jl. Kemayoran Gempol RW.04 Kel. Kebon Kosong, Selasa, 24 November 2023. Tempo/Mutia Yuantisya
Heru Budi Ajak Penyandang Disabilitas Ngabuburit Naik MRT

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Purnomo mengajak penyandang disabilitas ngabuburit naik Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta


BUMN Buka Rekrutmen Mulai Besok, Ada Tes Wawasan Kebangsaan di Awal

25 hari lalu

Ilustrasi lowongan pekerjaan. ANTARA/R. Rekotomo
BUMN Buka Rekrutmen Mulai Besok, Ada Tes Wawasan Kebangsaan di Awal

Rrekrutmen Bersama BUMN (RBB) dimulai Sabtu, 23 Maret 2024. BUMN menyediakan 688 lapangan pekerjaan dengan 1.830 posisi.


Al-Quran Braille, Solusi Penyandang Tunanetra di Yayasan Raudlatul Makfufin

26 hari lalu

Rumah produksi Al Quran Brailler di Kota Tangerang Selatan sudah membuat Al Quran untuk penyandang tunanetra di Indonesia sejak 2012. (TEMPO/Muhammad Iqbal)
Al-Quran Braille, Solusi Penyandang Tunanetra di Yayasan Raudlatul Makfufin

Pada bulan Ramadan ini pesanan Al-Quran braille di Yayasan Raudlatul Makfufin sudah mencapai 300 set.


Di Balik Prestasi Raditya Arief, Mahasiswa Tunanetra UI yang Lulus Cum Laude

40 hari lalu

Raditya Arief. Ui.ac.id
Di Balik Prestasi Raditya Arief, Mahasiswa Tunanetra UI yang Lulus Cum Laude

Raditya terlahir tunanetra. Bagaimana dia kemudian bisa masuk UI dan lulus cum laude?


Mudik Gratis, Kementerian BUMN Sediakan Transportasi bagi Penyandang Disabilitas

41 hari lalu

Warga mengikuti mudik gratis bertajuk Mudik Dinanti, Mudik Di Hati BUMN, di JICT II Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Senin 17 April 2023. Total peserta program mudik gratis Pelindo Group 2023 mencapai 3.650 orang dengan menggunakan 73 unit bus yang di selenggarakan di beberapa kota seperti Jakarta, Medan, Surabaya, Makassar, dan Bulukumba. Tempo/Tony Hartawan
Mudik Gratis, Kementerian BUMN Sediakan Transportasi bagi Penyandang Disabilitas

Kementerian BUMN kembali gelar program mudik gratis bertema "Mudik Asyik Bersama BUMN 2024" jelang perayaan Ramadan 2024


Anies Bertemu Komunitas Disabilitas, Serap Aspirasi dan Sebut Pentingnya Rumah Bagi Semua

45 hari lalu

Anies Baswedan bertemu dengan komunitas disabilitas. Foto: Instagram.
Anies Bertemu Komunitas Disabilitas, Serap Aspirasi dan Sebut Pentingnya Rumah Bagi Semua

Menurut Anies, Indonesia sudah selayaknya jadi rumah bagi semua, khususnya bagi para penyandang disabilitas.


Pendaftaran Beasiswa Australia Awards 2025 Telah Dibuka, Ini Syarat dan Ketentuannya

47 hari lalu

Yulia, alumnus IPPNU Pagerwojo, Perak Jombang yang berhasil mendapat beasiswa Magister Monash University Australia (Foto : Dok. Yulia)
Pendaftaran Beasiswa Australia Awards 2025 Telah Dibuka, Ini Syarat dan Ketentuannya

Beasiswa Australia Awards 2025 kini sudah dibuka. Tersedia untuk S2 dan S3 dan kursus singkat.