Pasangan Difabel - Penyintas Berbagi Keseharian Mereka di YouTube

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi penyandang cacat / kaum difabel. REUTERS/Rafael Marchante

    Ilustrasi penyandang cacat / kaum difabel. REUTERS/Rafael Marchante

    TEMPO.CO, Jakarta - Pasangan difabel dan penyintas berbagi pengetahuan dengan cara mengunggah aktivitas keseharian mereka di YouTube. Pasangan yang tinggal di Mineapolis, Amerika Serikat, itu adalah Shane Burcaw, 26 tahun, dan Hannah Aylward, 23 tahun.

    Baca: 2 Syarat agar Difabel Mental Psikososial Bisa Ikut Pemilu 2019

    "Kami ingin memberikan pemahaman yang benar tentang kehidupan penyandang disabilitas dan meruntuhkan stigma negatif tentang kehidupan penyandang disabilitas," ujar Shane Barcaws, seperti yang dikutip dari situs Independent, Senin 28 Januari 2019. Shane Barcaws adalah seorang penyandang disabilitas fisik.

    Dia terlahir dengan atrofi otot spinal yang menyebabkan kehilangan fungsi gerak dari dada hingga ujung kaki. Shane Barcaws menggunakan kursi roda bermesin dalam melakukan kegiatan sehari-hari. Dalam video itu, Shane Barcaws mengunggah aktivitas sehari-harinya bersama Hannah Aylward.

    Pada beberapa aktivitas, Hannah Aylward membantu Shane Barcaws, misalnya ketika akan menggosok gigi dan naik ke tempat tidur. Mereka berdua tak menganggap kegiatan itu sebagai bentuk perlakuan istimewa. "Menurut kami ini bukan kegiatan pendampingan. Inilah kehidupan kami sehari-hari. Kami nyata dan eksis," ujar Shane Barcaws.

    Shane Barcaws bertemu Hannah Aylward sekitar dua tahun lalu. Sebelumnya, Hannah Aylward adalah seorang penyintas untuk Shane Barcaws. Seiring waktu, mereka jatuh cinta dan memutuskan hidup bersama. Sebagai non-disabilitas, Hana Aylward menyatakan menerima Shane Barcaws apa adanya.

    Shane Barcaws mengatakan banyak hal yang sering salah dilakukan dan dibiarkan oleh non-disabilitas kepada penyandang disabilitas. Sebab itu, mereka ingin menunjukkan kehidupan yang sebenarnya senatural mungkin. "Hannah mirip ibu saya. Dia sering melakukan kesalahan yang selama ini dianggap kalangan non-disabilitas harus ditanggapi dengan minta maaf atau rasa tidak enak," ujar Shane Barcaws.

    Kini Shane Barcaws dan Hannah Aylward hidup adem ayem dan langgeng. Video unggahan mereka juga disukai lebih dari 170 ribu pengguna YouTube dan berlangganan channel mereka.

    Artikel lainnya:
    Menemui Tuna Netra, JK Kagum terhadap Penghafal Al Quran Ini


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?