Senin, 17 Desember 2018

Menteri Sosial Agus Gumiwang: Daftarkan Anggota Keluarga Difabel

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyandang disabilitas, Matius Ginting (kemeja batik) menjajal jalur pemandu di Komplek Stadion Gelora Bung Karno sebagai bagian persiapan Asian Para Games 2018 di Jakarta, Jumat, 28 September 2018. Ikut mendampingi Menteri Sosial Agus Gumiwang (kemeja kuning). TEMPO/Aditya Budiman

    Penyandang disabilitas, Matius Ginting (kemeja batik) menjajal jalur pemandu di Komplek Stadion Gelora Bung Karno sebagai bagian persiapan Asian Para Games 2018 di Jakarta, Jumat, 28 September 2018. Ikut mendampingi Menteri Sosial Agus Gumiwang (kemeja kuning). TEMPO/Aditya Budiman

    TEMPO.CO, Bekasi - Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita meminta masyarakat tak malu mendaftarkan anggota keluarganya yang difabel. Sebab, pemerintah akan mengeluarkan kartu identitas penyandang disabilitas.

    Baca: Hari Penyandang Disabilitas, 7.000 Difabel Dapat Kartu Identitas

    "Teman-teman yang punya anggota keluarga difabel tidak boleh berkecil hati," kata Menteri Sosial Agus Gumiwang di Bekasi, Minggu 2 Desember 2018. Agus mengatakan, kartu identitas disabilitas akan diluncurkan langsung oleh Presiden Joko Widodo bersamaan dengan Hari Disabilitas Internasional yang dirayakan di Kota Bekasi, Jawa Barat.

    Pemerintah, Agus melanjutkan, mendorong dan mengimbau keluarga yang memiliki anggota yang disabilitas untuk datang ke dinas sosial kabupaten/kota maupun provinsi untuk mendaftar. Jika ada data yang baik dan akurat, kartu identitas akan dikembangkan manfaatnya.

    Kartu identitas penyandang disabilitas itu, Menteri Sosial Agus mengatakan, bukan sekadar identitas, melainkan untuk kepentingan lain yang lebih bermanfaat. Sebab, menurut dia, penyandang disabilitas mempunyai potensi besar untuk diberdayakan.

    "Tugas kami bukan membangun sarana prasarana, tapi membangun manusianya, khususnya yang di bawah garis kemiskinan," ujar Agus. Menurut dia, kartu identitas tersebut bukan hanya sebagai pendataan secara akurat penyandang disabilitas di Indonesia.

    Baca juga: Jurus Pelatih Menghadapi Atlet Difabel yang Bandel

    Sebab data sementara penyandang disabilitas di Indonesia dari berbagai lembaga menunjukkan jumlah yang berbeda-beda. "Ada yang menyebut 6 juta orang, ada juga yang menyebut 20 juta orang," ucapnya. "Ini kan perbedaan yang luar biasa dan harus dibenahi."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Serunya Adu Cuit Pendukung Jokowi Versus Prabowo di Jagat Twitter

    Di Twitter, perang cuit antara pendukung Jokowi - Ma'ruf Amin dengan Prabowo - Sandiaga tak kalah seru dengan "perat darat".