Nishtha Dudeja, Miss Deaf India yang Jago Judo dan Tenis

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Miss Deaf World 2018, Nishtha Dudeja, 23 tahun. Instagram

    Miss Deaf World 2018, Nishtha Dudeja, 23 tahun. Instagram

    TEMPO.CO, Jakarta - Nishtha Dudeja, 23 tahun, terpilih menjadi orang pertama dalam ajang Miss and Mister Deaf World 2018 yang diadakan oleh pemerintah India. Lulusan Delhi University ini tidak hanya cantik, tapi juga memiliki semangat hidup yang positif.

    Baca:
    Kisah Haru Sampai Lucu Relawan Bahasa Isyarat, Bak Main Teater

    "Keterbatasan dapat diubah menjadi kemampuan khusus bila kita berpikir dapat mencapai sesuatu di atas rata-rata," ujar Dudeja seperti yang dikutip dari situs Indian Mirror, Minggu 18 November 2018. Dudeja memenangkan ajang Miss Deaf India karena prestasi yang diukirnya cukup banyak.

    Nishtha Dudeja memiliki nilai di atas rata-rata pada jurusan ekonomi statistik yang diambilnya. Dia juga punya segudang prestasi di bidang olahraga. Yang menarik, prestasi olahraga Dudeja tidak hanya berada pada satu bidang, tapi dua.

    Pertama, Nishtha Dudeja adalah peraih medali emas di ajang Paralimpic tahun 2016 untuk cabang olahraga tenis. Kedua, dia mendulang emas dalam kejuaraan nasional Judo India.

    Miss Deaf World 2018, Nishtha Dudeja, 23 tahun, bermain tenis. Instagram

    Nishtha Dudeja kehilangan kemampuan mendengar sejak lahir. Ibu Dudeja yang berperan penting dalam kemampuannya berkomunikasi. Ibunya rajin mengikutsertakan Dudeja dalam kelas terapi bicara sejak dini. "Kami berusaha memberikan terapi yang terbaik untuknya dan menggunakan alat bantu dengar," ujar Ibu Dudeja.

    Baca juga: Menulis Bantu Insan Tuli Belajar Bahasa Inggris

    Nishtha Dudeja menjalani masa terapi bicara sekitar 6 tahun. Setelah itu, ia menjadi insan Tuli yang tidak memiliki masalah komunikasi sama sekali. "Dia tidak mengikuti kelas inklusi, bahkan di kampus," ujar Ibu Dudeja.

    Setelah memenangkan ajang Miss Deaf 2018, Dudeja ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Dia juga ingin membuka kesempatan bagi insan Tuli di India untuk memperoleh pendidikan dan pekerjaan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Konsumsi Daging Secara Global, Australia Paling Banyak

    Menurut Data Food and Agriculture Organization of the United Nation, rata-rata orang Australia mengkonsumsi 116 kg daging selama setahun.