Rabu, 17 Oktober 2018

Mengenal Lawn Bowl, Cabang Olahraga di Asian Para Games 2018

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi olahraga Lawn Bowl di Paralympics 1996. Wikimedia.org

    Ilustrasi olahraga Lawn Bowl di Paralympics 1996. Wikimedia.org

    TEMPO.CO, Jakarta - Asian Para Games 2018 akan berlangsung di Jakarta pada 6 sampai 13 Oktober 2018 dan mempertandingan 18 cabang olahraga. Beberapa cabang olahraga yang mungkin asing didengar antara lain Boccia, Goal Ball, dan Lawn Bowls. Sekarang, mari kita ketahui apa itu cabang olahraga Lawn Bowls.

    "Ini adalah olahraga melempar bola sejauh 23 sampai 40 meter ke arah bola poin yang disebut Jack," ujar pelatih tim Lawn Bowls Indonesia untuk Asian Para Games 2018, Islahuzzaman Nuryadin saat dihubungi Tempo, Selasa 4 September 2018. Permainan ini dilakukan dengan empat kali giliran lempar bola. Tim akan mendapat poin dari bola yang dilempar paling mendekati bola Jack. Ada delapan zona di lapangan Lawn Bowls. Setiap zona berukuran 5 x 40 meter. Adapun luas arena Lawn Bowls adalah 40 x 40 meter.

    Sekilas permainan ini hampir mirip dengan Boccia, namun sebenarnya sangat berbeda. Bola pada Lawn Bowls tidak bulat utuh, melainkan agak pipih disebagian sisinya. Bola dilemparkan sejauh mungkin dan harus mendekati sasaran yaitu bola Jack. Sedangkan Boccia lemparannya tidak dilakukan sejauh Lawn Bowls.

    "Karena itu, melemparnya harus dengan sudut lengkung tertentu," ujar Sri Yanti, atlet Lawn Bowls kelas B7 asal Sragen, Jawa Tengah. Sisi bola yang pipih justru membuat bola melambung tidak terarah. Pelemparnya harus jitu menghitung sudut jatuh bola agar tidak jauh dari bola Jack.

    Bobot bola Lawn Bowls juga cukup berat, yaitu 0,8 sampai 1 kilogram. Jenisnya ada tiga menyesuaikan dengan ukuran tangan pelemparnya. Uniknya, bola pada Lawn Bowls ini punya masa kedaluwarsa. "Hanya bisa dipakai 10 tahun saja, setelah itu tidak boleh dipakai bertanding," ujar Islah. Islah menjelaskan, bola Lawn Bowls yang sudah kedaluwarsa dipastikan tidak memiliki bentuk yang presisi lagi sehingga prediksi saat pelemparan bisa berubah.

    Olahraga baru asal Australia ini bisa dimainkan sendiri, berdua, atau beregu. Lama permainan tergantung dari jumlah poin yang dihasilkan. Juaranya adalah tim yang bisa mencapai 21 poin. "Tapi di technical meeting Asian Para Games 2018 akan disepakati permainan berlangsung paling lama 1 atau 1,5 jam saja, walau belum ada yang mencapai poin sampai 21," ujar Islah.

    Secara umum ada delapan kelas yang dipertandingkan dalam Lawn Bowls. Kualifikasi setiap kelas dibagi berdasarkan jenis dan tingkat disabilitas atletnya. B1 untuk atlet tunanetra total, B2-B4 untuk atlet tunanetra low vision, B5 untuk atlet kursi roda dengan kemampuan gerak yang sangat terbatas, B6 untuk atlet dengan kursi roda polio, B7 untuk atlet daksa tanpa kedua atau salah satu kaki, B8 untuk atlet daksa tanpa kedua atau salah satu lengan.

    "Untuk kelas B5 tidak dipertandingkan karena dari seluruh negara hanya ada satu atlet dari Malaysia. Karena itu kelas tersebut tidak dipertandingkan," ujar Islah.

    Baca juga:
    Goal Ball, Pertandingan dengan Bola untuk Tunanetra
    Tim Boccia Berlatih ke Korea Selatan Demi Asian Para Games 2018


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin dan Suap Izin Meikarta

    KPK menetapkan Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin sebagai tersangka dugaan kasus suap izin proyek pembangunan Meikarta. Ini sekilas fakta kasus itu.