Selasa, 17 Juli 2018

Libur Sekolah, Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Liburan

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aksi seorang bocah down syndrome memperagakan busana dalam ajang Petite Fashion Week di Madrid, Spanyol, 6 Oktober 2017. Beberapa model di acara tersebut berasal dari Garrigou Foundation, tempat pendidikan untuk anak-anak berkebutuhan khusus. AFP PHOTO / GABRIEL BOUYS

    Aksi seorang bocah down syndrome memperagakan busana dalam ajang Petite Fashion Week di Madrid, Spanyol, 6 Oktober 2017. Beberapa model di acara tersebut berasal dari Garrigou Foundation, tempat pendidikan untuk anak-anak berkebutuhan khusus. AFP PHOTO / GABRIEL BOUYS

    TEMPO.CO, Jakarta - Bermain dan berlibur adalah hal yang paling ditunggu oleh anak - anak ketika libur sekolah. Kesempatan liburan ini juga mesti dimanfaatkan oleh anak berkebutuhan khusus untuk melakukan aktivitas yang menyenangkan.

    Baca juga:
    Libur Sekolah, Hidupkan Imajinasi Anak di Festival Seni Balon
    Libur Sekolah ke Mal, Saksikan Atraksi Menegangkan Wheel of Death

    Psikolog yang juga pendiri Personal Growth, Ratih Ibrahim mengatakan semua anak, termasuk anak kebutuhan khusus berhak mendapatkan liburan yang sama hanya saja ada kegiatan yang dilakukan dengan cara yang berbeda. "Sebelum mengajak berlibur, orang tua dan mereka yang mendampingi harus tahu anak kebutuhan khusus anak ini seperti apa dan harus kenal dekat dengan dia," kata Ratih Ibrahim.

    Setelah mengetahui kebutuhan khusus dari anak tersebut, orang tua bisa menentukan dan menyediakan apa saja yang diperlukan ketika berlibur, misalnya obat atau peralatan yang dibutuhkan. Selain itu, sebelum berlibur orang tua disarankan memberikan persiapan bagi anak-anaknya. Misalnya, ketika hendak berlibur ke pantai, beri mereka pengetahuan tentang apa yang aman dan dilarang di sana.

    Orang tua juga sebaiknya memperhitungkan kemampuan diri, apakah sanggup mengatur perjalanan, agenda liburan, menjaga anak-anak, sekaligus membawa berbagai perlengkapan liburan. "Pastikan apakah membutuhkan bantuan orang lain, seperti pengasuh atau tidak," kata Ratih.

    Mengenai jenis berliburan yang cocok bagi anak berkebutuhan khusus, Ratih Ibrahim menyarankan ajak mereka bertamasya mengenal alam. Di sini, anak bisa membangun aspek kecerdasan naturalistik. "Menumbuhkan tanggung jawab untuk merawat alam, menstimulasi kecerdasan emosi, dan empati," kata Ratih Ibrahim.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Prancis Menjadi Juara Piala Dunia 2018, Mengalahkan Kroasia

    Tim Nasional Prancis mengangkat trofi Piala Dunia 2018 setelah menekuk Kroasia dengan skor 4-2 dan menorehkan pelbagai catatan menarik.